daerah

Peringati Hari Bela Negara, BUMN Tegaskan Tanggung Jawab Kebangsaan Lewat Aksi Nyata Penanganan Bencana

Sabtu, 20 Desember 2025 | 08:58 WIB

Gertak.id | Aceh – Dalam momentum peringatan Hari Bela Negara, Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menegaskan komitmen kebangsaan melalui aksi nyata penanganan bencana di wilayah Sumatera. Sebanyak 1.066 relawan BUMN dikerahkan, didukung 109 armada truk pembawa bantuan kemanusiaan.


Aceh menjadi salah satu wilayah prioritas penyaluran bantuan tahap awal. Apel pelepasan relawan dan armada bantuan dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara, dan dipimpin langsung oleh Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN. Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi dukungan Keluarga Besar BUMN di wilayah Sumatera.


Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari program BUMN Peduli, sebuah wadah koordinasi dan sinergi kontribusi BUMN dalam merespons situasi darurat secara terintegrasi. Melalui program ini, BUMN mengerahkan relawan lintas sektor, dukungan logistik, serta sumber daya operasional agar bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan di lapangan.


Momentum Hari Bela Negara dimaknai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam konteks kemanusiaan. Dalam arahannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa peran BUMN dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab kebangsaan sebagai perusahaan milik negara.


“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kali rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Sejak awal terjadinya bencana, kami menegaskan bahwa kehadiran BUMN bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab sebagai perusahaan milik negara,” ujar Dony Oskaria.


Penyaluran bantuan tahap awal dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. BUMN juga terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan di wilayah terdampak lainnya guna mengantisipasi perkembangan situasi.


Adapun bantuan kemanusiaan yang disalurkan meliputi pakaian layak pakai; perlengkapan bayi dan anak-anak seperti susu dan popok; kebutuhan gizi dasar; air bersih; sembilan bahan pokok; obat-obatan; serta tenda komunal, selimut, alat salat, dan berbagai perlengkapan pendukung lainnya.


Sebagai bagian dari tahap pemulihan pascabencana, Danantara Indonesia dan BP BUMN juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa pembangunan sekitar 15.000 unit hunian sementara (Huntara) di sejumlah lokasi terdampak. Pembangunan tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, dengan mengedepankan aspek keselamatan, kelayakan huni, serta kebutuhan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Dony Oskaria menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan insan BUMN yang terlibat langsung di lapangan, serta kepada perusahaan-perusahaan BUMN yang tetap memastikan layanan dasar berjalan di wilayah terdampak.
“Saya bangga melihat lebih dari seribu karyawan BUMN yang bersedia turun langsung sebagai relawan. Di saat yang sama, saya mengapresiasi rekan-rekan BUMN yang terus menjaga agar layanan dasar tetap berjalan bagi masyarakat,” ungkapnya.


Seluruh bantuan akan terus disalurkan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan agar penanganan darurat dan pemulihan pascabencana berlangsung tertib dan berkelanjutan.


Melalui gerakan bersama ini, Danantara Indonesia dan BP BUMN hadir mendampingi warga terdampak, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, serta membantu masyarakat menjalani proses pemulihan secara bertahap. Bagi BUMN, melayani rakyat bukan sekadar tugas, melainkan bentuk tanggung jawab dan pengabdian kepada sesama anak bangsa.

Terkini