daerah

KIKT Optimis Hubungan Ekonomi RI–China Makin Erat Usai Penunjukan Irene sebagai Wakil Dubes Baru di Beijing

Selasa, 25 November 2025 | 20:10 WIB
Ketua KIKT Garibaldi Boy Thohir optimis hubungan dagang antara Indonesia dan China semakin kuat setelah dr Irene jadi Wakil Dubes RI di Beijing. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Gertak.id – Penunjukan dr Irene sebagai Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk China disambut positif oleh kalangan dunia usaha. Langkah ini dinilai sebagai strategi penting untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–China yang selama ini sudah terjalin erat, khususnya dalam sektor investasi dan perdagangan.

Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Garibaldi “Boy” Thohir, menyebut penempatan Irene di Beijing memiliki arti strategis karena China merupakan mitra dagang dan mitra investasi utama Indonesia. Negeri tersebut tidak hanya menjadi tujuan ekspor terbesar, tetapi juga salah satu negara dengan penanaman modal terbesar di Indonesia.

“Dilantiknya dr Irene akan menjadikan hubungan ekonomi Indonesia dan China semakin erat, terutama dalam sektor investasi dan perdagangan,” ujar Boy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 24 November 2025.

Menurut Boy, pelaku usaha Indonesia siap memperkuat dukungan terhadap pemerintah dalam memperluas kerja sama ekonomi lintas negara. Ia menyebut ruang kolaborasi semakin terbuka, mulai dari pengembangan SDM, kemitraan dagang, hingga program sosial-ekonomi yang melibatkan kedua negara.

“Kami menyambut baik keputusan Presiden ini dan siap mendukung program pemerintah termasuk meningkatkan kemitraan dengan China,” imbuhnya.

Sambutan Positif dari Pelaku Usaha China

Penunjukan Irene ikut menuai respons positif dari dunia usaha di Tiongkok. China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI) menyatakan optimisme bahwa hubungan ekonomi bilateral akan semakin berkembang.

Ketua CCCI, Sun Shangbin, menyebut hubungan Indonesia–China telah memiliki fondasi yang kokoh, terutama melalui kolaborasi industri, perdagangan, dan investasi dua arah yang terus mengalami peningkatan.

“Kami yakin, dengan pengalaman dan dedikasi dr Irene, kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara akan semakin berkembang. CCCI akan terus berperan sebagai fasilitator dan penghubung strategis,” kata Sun.

Menurut Sun, penguatan perwakilan diplomatik Indonesia di Beijing akan membantu mempercepat koordinasi isu bisnis dan memperluas jaringan hubungan ekonomi.

Kemenlu: Penambahan Wakil Dubes Karena Beban Kerja Meningkat

Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa penambahan posisi Wakil Dubes di China dilakukan karena meningkatnya kompleksitas kerja KBRI Beijing. Selain memiliki cakupan geografis yang luas, jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di China juga terus bertambah sehingga membutuhkan dukungan struktur organisasi yang lebih kuat.

“Banyak beban-beban pekerjaan yang kami kira perlu mendapatkan jabatan tambahan penguatan,” ujar Sugiono.

Selain itu, pemerintah juga tengah merencanakan pembukaan Konsulat Jenderal baru di beberapa wilayah China. Kondisi ini membuat penguatan struktur diplomatik menjadi kebutuhan mendesak.

Peran Strategis Irene sebagai Wakil Dubes Baru

Dengan mandat barunya, dr Irene diperkirakan akan memegang sejumlah peran strategis dalam penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di China. Beberapa fokus kerja yang diantisipasi antara lain:

  • memperkuat hubungan perdagangan dan investasi dua arah,

Halaman:

Terkini