daerah

SPPG Yaspi "Al-Baghdady" Daleman Diresmikan Dandim 0828 Sampang Minta Jaga Kualitas Program MBG

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 05:39 WIB

SAMPANG, Gertak.id – Pemerintah Kabupaten Sampang terus berkomitmen memperkuat layanan pemenuhan gizi masyarakat melalui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah konkretnya ditunjukkan lewat launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Pendidikan Islam ( Yaspi ) AL - BAGHDADY. Sabtu (25/10/2025), di Dusun Betes Desa Daleman Kecamatan Kadungdung Kabupaten Sampang.

Acara tersebut dihadiri Dandim 0828 Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, Sekertaris satgas MBG Sampang Sudarmanto, Anggota DPRD Partai Gerindra Alan Kaisan, serta unsur Forkopimda, Forkopincam, unsur kecamatan Kadungdung, tokoh ulama, tokoh masyarakat, kepala sekolah mitra Sppg Al-Baghdady dan tamu undangan. Kegiatan ini menjadi momentum awal penguatan layanan gizi berbasis masyarakat yang diharapkan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam sambutan komandan Kodim 0828 Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar menyampaikan, program MBG ini merupakan salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak anak Indonesia sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 bisa tercapai. Oleh karena itu, kita di Daerah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat khususnya Badan Gizi Nasional mendukung berkomitmen untuk sepenuhnya program MBG ini.

“Dengan adanya program MBG diharapkan kita bisa mengatasi berbagai problematika gizi di Indonesia, Terutama stunting. Selain itu, program ini juga dapat mendorong tercapainya lapangan kerja baru karena SPPG ini tentu membutuhkan tenaga kerja untuk memastikan penyelenggaraan MBG lancar,” ujarnya.

Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar berharap SPPG Yayasan Al-Baghdady ini dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya dan seteliti mungkin agar memastikan makan layak konsumsi. Selain itu, ia juga meminta agar pendataan penerima manfaat supaya dilakukan seakurat mungkin sehingga MBG tepat sasaran. “Mari kita jadikan program MBG ini sebagai gerakan bersama demi masa depan generasi bangsa yang sehat dan berkualitas,” tukasnya.

Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar menekankan kepada Yayasan Al-Baghdady Daleman ini agar selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait baik ke badan gizi maupun stakeholder daerah pastikan bahwa pelaksanaan MBG sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan pemerintah. “Untuk mendukung saya juga mendorong peran serta orang tua, para alim Ulama dan tokoh masyarakat hingga lembaga pendidikan atas keberhasilan program ini,” tambahnya.

Kepala SPPG Al-Baghdady Sowirin, menyampaikan, bahwa SPPG ini menyerap tenaga sebanyak 50 orang. Di antaranya, 47 orang pelayan lokal dan 3 orang lainnya masing-masing bidang akuntansi, ahli gizi, dan kepala SPPG. "SPPG Yayasan Generasi Emas ini menyasar 2.844 penerima manfaat dan tersebar di 4 desa. Di antaranya, Daleman, Gunung eleh, Pasarenan, dan Palenggian,” tukasnya.

Sowirin, berharap kehadiran dapur MBG bisa menjadi solusi nyata dalam meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting di Kedungdung khususnya di Sampang. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sampang. “Kami sangat mengapresiasi dan mengharapkan kritik serta saran dari masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan program ini memberikan dampak positif yang maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.

-
Melalui program ini, pemerintah berharap SPPG Sampang menjadi model pelayanan gizi yang transparan, berkualitas, dan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Moch).

Terkini