daerah

DPRD Garut Serap Aspirasi Rakyat di Masa Reses, Fokus pada Infrastruktur dan Sosial

Minggu, 12 Oktober 2025 | 04:19 WIB

Gertak.id Garut 10 -10 2025 – Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut kembali menggelar kegiatan reses atau masa sidang di luar gedung dewan. Kegiatan yang berlangsung di berbagai titik di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing ini menjadi momen krusial bagi para legislator untuk bertemu langsung dan menyerap aspirasi dari masyarakat konstituen.
Masa reses kali ini, yang digelar dalam periode Masa Sidang1 Tahun 2025 ,menunjukkan tingginya antusiasme warga Garut dalam menyampaikan berbagai usulan dan permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari. Berdasarkan laporan dari sejumlah anggota dewan, fokus utama keluhan dan permintaan warga masih berkisar pada dua isu besar: infrastruktur dan masalah sosial.
Infrastruktur Jadi Prioritas Utama

-

Di berbagai wilayah, masyarakat secara konsisten menyoroti kondisi jalan lingkungan, jalan usaha tani, dan kebutuhan akan pipanisasi air bersih. Anggota DPRD dari Dapil Bapak Hj Iman Alirahman ,menampung banyak permintaan perbaikan jalan yang dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.
"Aspirasi soal perbaikan jalan dan irigasi masih mendominasi. Ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur merata, terutama di pelosok desa, harus tetap menjadi prioritas utama Pemkab Garut," ujar Ade Ginanjar saat bertemu konstituen di Kelurahan muarasanding Garut Kota Ia berjanji akan mengawal usulan ini agar masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan maupun APBD tahun anggaran berikutnya.
Sorotan Isu Sosial dan Layanan Publik
Selain infrastruktur, isu-isu sosial dan layanan publik juga menjadi topik hangat. Banyak warga, khususnya kader Posyandu dan masyarakat kurang mampu, menyuarakan keluhan terkait minimnya cakupan Kartu BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta permintaan peningkatan insentif bagi para kader di tingkat desa.
menekankan pentingnya respons cepat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Banyak masyarakat miskin yang belum ter-cover BPJS PBI. Ini masalah kemanusiaan yang mendesak. Kami juga mendengarkan aspirasi dari para kader Posyandu terkait insentif dan fasilitas penunjang kerja mereka sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat," jelasnya.
Kolaborasi Pemkab dan DPRD
Beberapa kegiatan reses juga dihadiri oleh perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, bahkan Penjabat Bupati Garut, Syakur Amin menghadiri acara ini untuk memastikan aspirasi yang masuk dapat ditindaklanjuti secara langsung.
"Reses ini bukan hanya seremonial, tapi menjadi jembatan komunikasi resmi antara rakyat, wakil rakyat, dan eksekutif. Semua aspirasi yang tercatat akan kami pilah berdasarkan skala prioritas, kemudian dilaporkan kepada pimpinan untuk dibahas dalam penyusunan program pembangunan daerah,"
Para anggota dewan berkomitmen untuk memperjuangkan realisasi hasil reses ini sebagai bahan utama dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Garut agar lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

 

Terkini