daerah

Asistensi Dit Samapta Polda Jateng: Tingkatkan Kemampuan Dalmas dan Raimas Polres Pekalongan

Jumat, 19 September 2025 | 01:09 WIB

Polres Pekalongan – Polda Jateng | Untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel kepolisian dalam menghadapi situasi kontinjensi, Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah menggelar asistensi dan pelatihan kemampuan Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, serta Ton Raimas di Polres Pekalongan, Kamis (18/09/2025).


Kegiatan dipimpin oleh Wakil Direktur Samapta Polda Jateng, AKBP Dandung Putut Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., bersama tim asistensi. Hadir pula Wakapolres Pekalongan Kompol Muhamad Nurkholis, S.H., para pejabat utama Polres, serta seluruh personel yang tergabung dalam tim Dalmas dan Raimas.



-


Sesi awal pelatihan diisi dengan pengenalan berbagai jenis senjata yang digunakan Raimas Polda Jateng. Setidaknya ada enam tipe senjata yang diperkenalkan, mulai dari double barrel plastik dan metal, senjata laras panjang, hingga single barrel kaliber 38.


Selain itu, peserta juga mendapat penjelasan terkait sembilan jenis amunisi yang ada di jajaran Polda Jateng. Tim asistensi turut mengklarifikasi isu mengenai amunisi kedaluwarsa yang sempat viral di media sosial. Berdasarkan keterangan saksi ahli, amunisi tersebut tidak beracun, hanya mengalami penurunan efektivitas.



Latihan Manuver dan Pengendalian Massa


Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan. Tim Raimas 1 dan 2 melaksanakan latihan manuver menggunakan kendaraan roda dua, sementara tim Dalmas Awal 1 dan 2 melakukan latihan pengendalian massa di lapangan.


Latihan ini dirancang agar personel terbiasa menghadapi berbagai skenario situasi, termasuk unjuk rasa maupun potensi gangguan keamanan lainnya.



-


Dalam konsolidasi akhir, AKBP Dandung Putut Wibowo menegaskan pentingnya profesionalisme dan sikap humanis dalam penanganan aksi massa.




“Penanganan unjuk rasa tidak cukup dilakukan dengan cara biasa. Kita dituntut bertindak cepat, tepat, dan tetap humanis. Maka dari itu, latihan seperti ini harus rutin dilakukan,” tegasnya.



Ia juga menyoroti keterbatasan almatsus (alat material khusus) Dalmas yang perlu segera didata dan dilaporkan untuk mendukung kesiapan operasional.




“Jangan hanya melihat siapa yang memberi materi, tapi serap ilmunya. Ini untuk keselamatan dan keberhasilan tugas kita. Lakukan latihan minimal dua kali seminggu agar kemampuan teknis dan taktis terus terasah,” lanjutnya.



Apresiasi untuk Personel


Di akhir kegiatan, AKBP Dandung memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat. Ia berharap asistensi ini menjadi langkah nyata menuju pengamanan wilayah yang lebih kondusif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Terkini