daerah

Soal Dugaan Pemblokiran Kontak Wartawan, Begini Penjelasan Kepala Desa Kadudamas

Selasa, 20 Mei 2025 | 12:05 WIB

Lebak, Gertak.id – Terkait dengan dugaan pemblokiran beberapa nomor kontak wartawan yang beroperasi di Kabupaten Lebak, Kepala Desa Kadudamas, Atang, membantah hal tersebut. Selasa,(20/5/25)

Diberitakan sebelumnya oleh beberapa Media bahwa sejumlah wartawan di Kabupaten Lebak mengaku tidak bisa lagi menghubungi Kepala Desa Kadudamas melalui pesan singkat maupun panggilan telepon, yang kemudian memunculkan spekulasi bahwa nomor mereka telah diblokir oleh Kepala Desa tersebut.

Mengklarifikasi hal tersebut Kepala Desa Kadudamas Atang, saat dikonfirmasi dengan tegas menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar.

"Saya sangat menghargai peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Tidak ada niat sedikit pun untuk memblokir nomor wartawan. Saya bahkan terbuka untuk diskusi dan selalu siap menerima masukan dari teman-teman media,” ujar Atang.

Menurutnya, beberapa wartawan yang menghubungi dirinya mungkin mengalami masalah teknis atau ada kesalahpahaman dalam proses komunikasi.

"Jadi hal tersebut tidak benar, bahkan kemarin dan Semalam itu ada dari rekan-rekan media yang menghubungi saya, saya belum kenal. Namun langsung saya telpon, tapi tidak mau angkat, cuma mereka mengirim Pesan katanya tidak bisa menerima telpon untuk saat ini tapi Chatingan jalan terus. Jadi kalau menurut saya itu tidak benar dan ingin menyudutkan saya"Jelasnya

Lebih lanjut Atang Menjelaskan, itu Jawaban saya pak terkait berita yang beredar. Tapi mungkin ada salah satu dari rekan-rekan Media yang tidak ke angkat saat menghubungi saya, Mungkin saja karena saya juga ada kesibukan. Tapi Selama handphone saya Pegang, baik itu telpon atau Voice note saya respon. Bahwa telpon Balik dan Video Call. Karena saya mau tau juga itu dari Media nya mana"tambahnya

Sementara itu, beberapa wartawan yang mengaku mengalami kendala dalam menghubungi Kepala Desa Kadudamas menyatakan bahwa mereka merasa terhambat dalam menjalankan tugas jurnalistik. Mereka berharap agar masalah ini segera diselesaikan agar hubungan antara pemerintah desa dan media tetap berjalan dengan baik dan transparan.

Terkini