1,5 Tahun Pimpin SMPN 4 Sindang, Ana Rohdiana Torehkan Prestasi Internasional dan Hadirkan Delapan Inovasi Pendidikan

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:32 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU – Perjalanan 1,5 tahun kepemimpinan Kepala SMP Negeri 4 Sindang, Ana Rohdiana, menjadi momentum penguatan inovasi, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan budaya sekolah yang berorientasi pada prestasi, literasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam rangka Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) Tahun 2026, berbagai inovasi dan capaian penghargaan yang diraih SMPN 4 Sindang menjadi bagian dari rekam jejak kepemimpinan yang berupaya mendorong perubahan positif di lingkungan pendidikan.

Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, SMPN 4 Sindang berupaya menghadirkan terobosan yang tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga mendorong partisipasi warga sekolah, penguatan kompetensi guru, pelayanan pendidikan, serta kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Selama masa kepemimpinannya, Ana Rohdiana mengembangkan delapan inovasi yang mencakup bidang pelayanan, literasi, pembinaan guru dan peserta didik, kolaborasi pendidikan, hingga pelestarian lingkungan.

Salah satu inovasi tersebut adalah Hallo Ms. Ana 2.0, sebuah layanan pengaduan warga sekolah yang membuka ruang komunikasi dan penyampaian aspirasi. Program ini diharapkan memperkuat keterbukaan, meningkatkan respons terhadap persoalan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Dalam bidang literasi, sekolah menghadirkan TEMAN BACA, yakni program pembimbingan literasi oleh kepala sekolah. Program ini diperkuat melalui ONE WEEK ONE CLASS, yaitu pembinaan kelas secara berkala oleh kepala sekolah untuk mendorong kedisiplinan, meningkatkan motivasi belajar, dan memperkuat karakter peserta didik.

Sementara itu, SOBAT INOVASI menjadi wadah komunitas belajar bagi guru SMPN 4 Sindang untuk berbagi praktik baik, mengembangkan kompetensi profesional, serta mendorong lahirnya metode pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Penguatan kolaborasi dilakukan melalui SAPA PENDIDIKAN, sebuah program sinergi antarpemangku kepentingan untuk mendukung kemajuan pendidikan. Program ini menempatkan kerja sama antara sekolah dan berbagai pihak sebagai elemen penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat.

Di bidang lingkungan, MANGROVE ADVENTURE 2.0 menjadi salah satu inovasi unggulan yang mengintegrasikan pendidikan, kepedulian terhadap ekosistem mangrove, serta pembelajaran berbasis pengalaman. Inovasi tersebut berhasil mengantarkan SMPN 4 Sindang menjadi finalis Lomba Inovasi Daerah Gincu Ayu Kabupaten Indramayu tahun 2026.

Komitmen terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui TUMBLER DAY – EVERY FRIDAY, yakni pembiasaan membawa tumbler setiap hari Jumat untuk mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai. Selain itu, sekolah mengembangkan BANK SAMPAH DIGITAL untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih terorganisasi sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan kepada peserta didik.

Berbagai inovasi tersebut berjalan beriringan dengan sejumlah capaian penghargaan. Pada November 2025, SMPN 4 Sindang meraih penghargaan tingkat internasional dari SEAMEO Japan ESD Award. Selanjutnya, pada 2 Mei 2026, sekolah menerima penghargaan dari Bupati Indramayu dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Pengakuan lainnya datang dari Dinas Lingkungan Hidup pada puncak peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026. SMPN 4 Sindang juga memperoleh penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sebagai penerima BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026, berdasarkan informasi yang disampaikan pihak sekolah.

Tak berhenti pada penghargaan, Ana Rohdiana juga terlibat dalam berbagai forum pendidikan dan keberlanjutan. Ia tercatat menjadi delegasi Indonesia Sustainability 360 Forum di SMESCO Convention Hall, Jakarta, serta delegasi AISOFOLL International Symposium yang melibatkan SEAMEO dan Kementerian Pendidikan di kawasan Asia Tenggara pada 2026.

Pada September 2026, Ana Rohdiana juga menjadi pembicara dalam The 6th ICON LATERALS International Conference di Universitas Brawijaya, Malang. Keterlibatan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi gagasan dan pengalaman terkait inovasi pendidikan kepada komunitas akademik yang lebih luas.

Ana Rohdiana menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut bukan semata-mata tentang penghargaan, melainkan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan perubahan nyata dalam dunia pendidikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X