GERTAK.ID, LEBAK - Pembangunan 104 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, mulai memasuki tahap pekerjaan pada 2026. Sementara itu, kebutuhan 117 unit lainnya diharapkan menjadi prioritas anggaran pemerintah pada 2027.
Dimulainya pekerjaan pembangunan ditandai dengan kegiatan kick-off yang dihadiri Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya di Gedung Negara Kabupaten Lebak, Rabu (14/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Hasbi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, serta pihak-pihak yang terlibat dalam upaya penyediaan perumahan dan penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Lebak.
Ia berharap pembangunan 104 unit hunian tetap tahun ini berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana.
“Kami berharap pembangunan hunian tetap bagi korban bencana tahun 2026 sebanyak 104 unit di Kecamatan Lebakgedong dapat terlaksana dengan aman dan lancar serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat calon penghuninya,” ujar Hasbi.
Selain itu, ia berharap sisa kebutuhan 117 unit hunian tetap dapat memperoleh alokasi anggaran pada tahun depan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia.
“Sisa kebutuhan sebanyak 117 unit hunian tetap diharapkan dapat menjadi prioritas penganggaran tahun 2027 melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa I, Elias Wijaya Panggabean, menjelaskan bahwa pembangunan rumah khusus di Kecamatan Lebakgedong pada Tahun Anggaran 2026 mencakup 104 unit dengan tipe Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) tipe 36.
Pelaksanaan pekerjaan diharapkan berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku agar hunian tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh warga terdampak bencana.
Rangkaian kegiatan kick-off ditutup dengan penyerahan dokumen secara simbolis dan foto bersama sebagai penanda dimulainya tahapan pekerjaan pembangunan hunian tetap di Kecamatan Lebakgedong.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebak, Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten, para asisten daerah, kepala perangkat daerah, Direktur PT Dame Uli Jadiaman Indah, serta perwakilan PT Azedopratama Consultants.
Artikel Terkait
20 Puskesmas di Lebak Masih Dipimpin Plt, DPRD Desak Pengisian Jabatan Definitif
TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Lebak, Wilayah Citorek Jadi Lokasi Pelaksanaan
WKP Gunung Endut Disosialisasikan, Pemkab Lebak Soroti Lingkungan dan Manfaat bagi Warga
Jasad Bayi Laki-Laki Ditemukan di Sungai Ciminyak Lebak, Polisi Selidiki