Gertak.id | INDRAMAYU – Keseriusan Pengurus Cabang Ikatan Motor Indonesia (Pengcab IMI) Kabupaten Indramayu dalam memburu prestasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 mendapat perhatian langsung dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu. Target medali emas pun menjadi tantangan yang ingin diwujudkan melalui persiapan atlet dan penguatan koordinasi menjelang kompetisi.
Ketua Harian Pengcab IMI Kabupaten Indramayu, Christian Aprinata, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengantarkan atlet balap motor Indramayu bersaing dengan kontingen dari berbagai daerah di Jawa Barat. Optimisme tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Ketua KONI Indramayu, H. Yogi Kurniawan, S.T., beserta jajaran pengurus dalam agenda monitoring kesiapan cabang olahraga.
Bagi Christian, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan persiapan sekaligus memperkuat komunikasi antara pengurus cabang olahraga dan KONI. Dukungan serta evaluasi dari induk organisasi olahraga daerah dinilai penting agar persiapan menuju Porprov berjalan lebih terarah.
Christian mengatakan, IMI Indramayu ingin memanfaatkan waktu yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan atletKONI Pantau Langsung IMI Indramayu, Christian Aprinata Pasang Target Emas di Porprov XV Jabar 2026. Ia berharap pembinaan yang dilakukan dapat berbuah prestasi dan memberikan sumbangan medali bagi Kabupaten Indramayu.
“Kami menyambut baik kunjungan Ketua KONI beserta jajaran. Kehadiran mereka menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan persiapan, membangun semangat atlet, dan memperkuat tekad menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026,” ujar Christian.
Ia mengungkapkan, target medali emas menjadi salah satu sasaran yang ingin diperjuangkan IMI Indramayu. Untuk mencapainya, atlet diminta menjaga semangat, meningkatkan kedisiplinan, serta memaksimalkan setiap kesempatan latihan sebelum memasuki arena pertandingan.
“Harapan kami tentu bisa meraih medali emas. Kami ingin para atlet tampil percaya diri, berjuang maksimal, dan membawa hasil terbaik untuk Kabupaten Indramayu. Karena itu, motivasi dan persiapan harus terus dijaga,” katanya.
Dari sisi teknis, Christian menjelaskan bahwa latihan telah dilaksanakan hampir setiap pekan. Sejumlah atlet juga pernah mengikuti kegiatan balap di luar daerah, sehingga pengalaman tersebut diharapkan dapat menunjang kemampuan, menambah jam terbang, dan membentuk mental saat menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Menurutnya, pengalaman bertanding merupakan salah satu modal penting bagi pembalap. Namun, pengalaman tersebut tetap harus diimbangi dengan latihan teratur, kondisi fisik yang baik, serta kesiapan menghadapi tekanan selama kompetisi.
“Kami sudah hampir setiap minggu melaksanakan latihan. Beberapa atlet juga memiliki pengalaman mengikuti kegiatan balap di luar daerah. Kami berharap hal itu menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan meraih hasil maksimal di Porprov nanti,” jelasnya.
Untuk mendukung keikutsertaan dalam Porprov XV Jabar 2026, IMI Indramayu memperkirakan akan memberangkatkan sekitar 12 orang yang terdiri atas atlet dan unsur pendukung. Jumlah tersebut masih berupa perkiraan, sedangkan susunan akhir kontingen dan nomor pertandingan yang diikuti akan disesuaikan dengan hasil persiapan serta ketentuan penyelenggaraan.
Christian juga menyinggung pengalaman kurang menyenangkan saat babak kualifikasi sebelumnya. Salah seorang pembalap IMI Indramayu mengalami kecelakaan hingga menderita patah tulang. Peristiwa itu menjadi catatan penting bagi tim dalam mengevaluasi kesiapan atlet sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.
Ia menegaskan bahwa pencapaian prestasi harus disertai perhatian serius terhadap keselamatan. Kesiapan teknis, kebugaran fisik, kesehatan, dan mental pembalap perlu menjadi bagian dari evaluasi agar atlet dapat menjalani persiapan maupun pertandingan dengan lebih baik.