Satlantas Polres Indramayu “Gembleng” Driver Ambulans: Sirene Bukan Alasan Ugal-Ugalan, Nyawa Pasien Dipertaruhkan

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU — Membawa pasien dalam kondisi darurat bukan sekadar persoalan mengejar waktu. Di balik kemudinya, seorang driver ambulans membawa tanggung jawab besar karena setiap keputusan di jalan dapat berhadapan langsung dengan keselamatan pasien, tenaga medis, penumpang kendaraan lain hingga pengguna jalan.

Menyikapi pentingnya hal tersebut, Satlantas Polres Indramayu menggelar Diklat Safety Driving bagi driver ambulans. Kegiatan ini secara khusus membekali para pengemudi agar mampu menghadapi situasi darurat tanpa mengorbankan keselamatan di jalan raya.

Diklat menghadirkan pemateri dari Subdit Kamsel Polda Jawa Barat, Jasa Raharja Indramayu, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. Materi tidak berhenti pada teori berkendara, tetapi mencakup teknik berkendara aman dan penanganan korban selama proses evakuasi.

Pesan keselamatannya jelas: ambulans memang dituntut bergerak cepat, tetapi bukan berarti pengemudinya boleh kehilangan kendali.

Sirene dan lampu isyarat memang menjadi bagian dari kendaraan ambulans dalam menjalankan tugasnya, namun keselamatan tetap harus menjadi pertimbangan utama. Pengemudi dituntut mampu membaca situasi, mengantisipasi potensi bahaya, mengendalikan kecepatan dan mengambil keputusan secara tepat.

Pasalnya, satu kesalahan ketika melintasi persimpangan, melakukan manuver atau menghadapi kendaraan lain dapat memunculkan kecelakaan baru. Alih-alih menyelamatkan korban, perjalanan ambulans justru dapat berubah menjadi persoalan keselamatan baru.

Melalui materi dari Subdit Kamsel Polda Jabar, para driver dibekali pemahaman mengenai keselamatan lalu lintas dan teknik berkendara yang lebih defensif. Pengemudi dituntut tidak hanya cepat bereaksi, tetapi juga mampu mengendalikan situasi ketika menghadapi kondisi jalan yang tidak terduga.

Sementara Jasa Raharja Indramayu memberikan pembekalan terkait keselamatan serta aspek penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Sedangkan Dinas Kesehatan Indramayu membahas penanganan korban selama proses evakuasi agar pelayanan darurat tetap berjalan dengan tepat.

Diklat ini menjadi pengingat bahwa driver ambulans bukan sekadar pengemudi kendaraan, melainkan bagian dari rantai penyelamatan nyawa. Karena itu, kemampuan teknis, kedisiplinan, kewaspadaan dan pemahaman terhadap keselamatan menjadi tuntutan yang tidak bisa ditawar.

Satlantas Polres Indramayu melalui kegiatan tersebut mendorong agar kecepatan pelayanan ambulans berjalan beriringan dengan keselamatan. Cepat memang penting, tetapi selamat jauh lebih penting.

Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah ambulans bukan hanya ketika mampu tiba dengan cepat di rumah sakit, melainkan ketika pasien berhasil dievakuasi dengan selamat, tenaga medis tetap aman, dan tidak ada pengguna jalan lain yang menjadi korban akibat perjalanan darurat tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X