Aib Asmara Terlarang Terbongkar, Puluhan Pemuda Gombong Labrak Balai Desa Cibuyur Tuntut Kadus S

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Sabtu, 26 September 2026 | 06:46 WIB

PEMALANG, GERTAK.ID – Puluhan pemuda dari Dusun Gombong, Desa Warungpring, mengambil tindakan tegas dengan mendatangi Balai Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang pada Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.

Aksi penyampaian aspirasi secara damai ini dipicu oleh kekecewaan mendalam atas dugaan kasus asmara terlarang yang melibatkan oknum Kepala Dusun (Kadus) asal Desa Cibuyur berinisial S.

Oknum tersebut dilaporkan kepergok keluar dari kediaman seorang wanita bersuami di wilayah Dusun Gombong.

Massa yang datang menuntut pihak pemerintah desa untuk segera mempertemukan mereka dengan Kadus S.

Perwakilan pemuda menegaskan bahwa tindakan oknum perangkat desa tersebut telah melanggar moralitas sosial serta mencoreng nama baik lingkungan Dusun Gombong.

Koordinator aksi pemuda, Munir, menegaskan bahwa kedatangan mereka ke balai desa bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban langsung dari oknum yang bersangkutan.

Kami datang ke sini untuk dapat dipertemukan dengan oknum Kadus S, dan juga melihat sejauh mana penyelesaian tentang perbuatan asusila yang sempat menjadi aib di lingkungan kami," ujar Munir saat menyampaikan tuntutannya.

Sebelum bertolak ke Pemalang, Kepala Desa Cibuyur, Yoyok, sempat menemui langsung koordinator aksi, Munir, di lokasi.

Yoyok menyampaikan permohonan maaf karena harus menghadiri agenda mendesak bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes).

Maaf mas, saya buru-buru ada kegiatan dengan Dinpermasdes, biar nanti diwakili oleh sekdes saja," ucap Yoyok sebelum meninggalkan balai desa.

Pertemuan kemudian dilanjutkan oleh perwakilan pemuda bersama Sekretaris Desa (Sekdes) Cibuyur, Iis Haryanto, di ruang kerja Kepala Desa. Pertemuan berjalan kondusif meskipun dipimpin oleh Sekdes.

Terkait tuntutan pemuda yang ingin bertemu langsung dengan S, pihak Pemdes Cibuyur mengaku belum mengetahui keberadaan sang Kadus pasca-kejadian.

Pihak pemdes juga sudah berupaya menghubungi yang bersangkutan, namun belum membuahkan hasil.

Terkait keberadaan Kadus S, pihak Pemdes Cibuyur sendiri tidak dapat memberikan keterangan. Kadus yang bersangkutan telah kami konfirmasi via telepon, tapi HP yang bersangkutan tidak aktif," jelas Iis Haryanto di hadapan perwakilan pemuda.

Kendati demikian,Pemdes berjanji segera berkoordinasi dengan Kepala Desa setibanya dari Pemalang demi menentukan tindakan yang tepat sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ariyanto

Tags

Rekomendasi

Terkini

X