Pemda Halut Ajak Masyarakat Panjatkan Doa dan Puasa Memohon Pertolongan Tuhan Untuk Menghadapi Kemarau Panjang

Photo Author
Johan Rivaldo, Gertakberita.com
- Jumat, 11 September 2026 | 14:13 WIB

Gertak.id Tobelo — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa dan melaksanakan puasa sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Ajakan tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan doa serta mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, menyikapi situasi kemarau yang diprediksi masih berlangsung hingga Oktober dan berpotensi berlanjut sampai awal tahun 2027.

Dalam imbauan tersebut, masyarakat diajak untuk berdoa di rumah, tempat ibadah maupun di mana pun berada, serta melaksanakan puasa dengan hati yang tulus dan penuh kekhusyukan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melaksanakan salat di masjid atau musala terdekat bagi umat Muslim, serta berdoa di gereja atau ruang doa bagi umat Kristiani.

Pemerintah daerah berharap, melalui doa dan puasa yang dilakukan bersama, rahmat Tuhan dapat hadir dengan turunnya hujan sehingga kondisi alam kembali segar, lingkungan pulih, serta tanaman kembali tumbuh subur.

Semangat kebersamaan tersebut juga diperkuat melalui pesan singkat atau kalimat dari pemerintah daerah sebagai slogan.

“Makmur Bersama Masjid, Dekat Dengan Gereja”, sebagai gambaran pentingnya kerukunan dan kebersamaan masyarakat Halmahera Utara dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Bersama Berdoa, Bersama Menjaga Alam Halmahera Utara,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam imbauan tersebut." Pesan pada Flayer Himbauan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, berdoa dan berkarya demi menghadapi kondisi kemarau sekaligus menjaga lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. (Red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Johan Rivaldo

Rekomendasi

Terkini

X