SOSOK ALEX TARIU, PUTRA RAKYAT JELATA YANG SERUKAN TOLERANSI DAN MAKNA KEMERDEKAAN

Photo Author
Alex Akoran, Gertakberita.com
- Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Sintang Kalbar , Gertak.id - Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 menjadi momen refleksi mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bagi Alex Tariu, seorang putra rakyat jelata, kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan warisan perjuangan yang harus dijaga dengan merawat persatuan dan toleransi antarumat beragama.

Dengan penuh rasa haru, Alex mengungkapkan betapa besarnya pengorbanan para pahlawan bangsa yang telah berjuang hingga menumpahkan darah demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih dan memerdekakan Indonesia dari belenggu penjajahan.

Para pejuang kita dahulu bertaruh jiwa dan raga, tumpah darah demi merebut kemerdekaan Republik Indonesia ini.

Kita sebagai warga negara Indonesia saat ini memiliki kewajiban moral untuk memeriahkan dan mengisi hari kemerdekaan ini dengan hal-hal positif," ujar Alex dengan penuh semangat saat ditemui di sela-sela peringatan kemerdekaan, Senin (17/8/2026).

Menurut Alex, salah satu cara nyata untuk menghargai jasa para pahlawan di era modern adalah dengan memperkuat tali silaturahmi dan merawat nilai-nilai toleransi antarumat beragama.

Sebagai bagian dari masyarakat biasa, ia menyadari bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya adalah kekayaan terbesar bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama agar tidak mudah terpecah belah.

​Ia menekankan bahwa perjuangan kemerdekaan dahulu tidak diraih oleh satu kelompok saja, melainkan hasil gotong royong seluruh rakyat Indonesia dari berbagai latar belakang.

Oleh karena itu, menjunjung tinggi sikap saling menghormati antar pemeluk agama menjadi kunci utama untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kemeriahan HUT RI ke-81 tahun ini hendaknya menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat—tanpa memandang status sosial.

Untuk terus memupuk rasa nasionalisme, mempererat persaudaraan, dan menjaga perdamaian di bumi pertiwi, "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ariyanto

Tags

Rekomendasi

Terkini

X