Akses Jalan Simpang Tonak Goneh–Tapang Menua Rusak Parah, DAD Kayan Hulu Desak Pemkab Sintang Segera Bertindak

Photo Author
Alex Akoran, Gertakberita.com
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:25 WIB

SINTANG KALBAR, GERTAK.ID - Akses jalan darat yang menghubungkan 7 Desa di Kecamatan Kayan Hulu Nanga Tebidah, Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat, dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat bertahun-tahun tak tersentuh pemeliharaan.

Jalur vital yang melintasi Desa Empakan, Tanjung Lalau, Lintang Tambuk, Tanah Merah, Merah Arai, Nanga Masau, hingga Tapang Menua tersebut kini terancam terputus total.

​Kondisi memprihatinkan ini memicu desakan keras dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Kayan Hulu.

Wakil Ketua DAD Kayan Hulu, Sangan, mengungkapkan bahwa ketiadaan perawatan berkala membuat sebagian besar badan jalan dari Simpang Tonak Goneh menuju Desa Tapang Menua ditutupi semak belukar dan pepohonan.

"Titik ruas jalan dari Simpang Tonak Goneh sampai ke Desa Tapang Menua rusak sangat berat.

Karena tidak pernah ada pemeliharaan, akses jalan banyak yang sudah beralih fungsi menjadi hutan," tegas Sangan saat memberikan keterangan resmi di Sintang, Selasa (11/8/2026).

Tak hanya badan jalan, infrastruktur penunjang di sepanjang rute tersebut juga hancur.

Salah satu penyeberangan paling krusial—Jembatan Sungai Kumal sepanjang 35 meter di perbatasan Desa Lintang Tambuk dan Desa Tanah Merah—kini ambruk total.

"Jembatan Sungai Kumal saat ini putus total. Akibatnya, arus transportasi dan mobilitas warga di perbatasan kedua Desa lumpuh sepenuhnya," ujar Sangan.

Kondisi ini kian memperparah krisis ekonomi warga. Saat musim kemarau tiba dan debit air sungai mengering, jalur perairan yang selama ini menjadi alternatif transportasi tidak lagi bisa dilintasi.

Dampaknya, distribusi hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat kecamatan terhenti.

Atas kondisi darurat ini, Wakil Ketua DAD Kayan Hulu mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas terkait untuk segera melakukan peninjauan kelapangan dan secepatnya melakukan perbaikan infrastruktur.

Masyarakat sangat berharap ada langkah konkrit dan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sintang.

Kami mendesak ruas jalan ini segera direhabilitasi agar roda perekonomian dan mobilisasi hasil bumi warga menuju kota kecamatan kembali lancar," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ariyanto

Tags

Rekomendasi

Terkini

X