“Menang atau kalah adalah bagian dari perlombaan. Yang terpenting anak-anak belajar sportif, menghargai teman dan terus berusaha memperbaiki kemampuan,” katanya.
Dari sisi peserta, LT II Sajira 2026 melibatkan pangkalan Pramuka tingkat SD/MI dan SMP/MTs yang berada di wilayah Kecamatan Sajira. Untuk jenjang SMP/MTs, terdapat 13 pangkalan, dengan ketentuan masing-masing mengirimkan satu regu putra dan satu regu putri.
Ketigabelas pangkalan tersebut terdiri atas SMPN 1 Sajira, SMPN 2 Sajira, SMPN 3 Sajira, SMPN 4 Sajira, SMPN 5 Sajira, SMPN 6 Sajira, SMPN 7 Sajira, MTs Al-Hasanah, MTs Al-Mubasyirin, MTs Alingga, MTs Al-Muawanah, MTs At-Thumaninah, dan MTs Sajira Kayu Manis.
Sementara itu, mekanisme berbeda diterapkan pada jenjang SD/MI. Panitia mengelompokkan pangkalan dalam 17 pasangan untuk menentukan pembagian pengiriman regu putra dan putri.
Pasangan tersebut meliputi SDN 1 Sajira–SDN 2 Sajira, SDN 3 Sajira–SDN 1 Sajiramekar, SDN 2 Sukarame–SDN 1 Sukarame, SDN 3 Sukarame–SDN 1 Sukajaya, SDN 2 Sukajaya–SDN 1 Calungbungur, SDN 1 Bungurmekar–SDN 2 Bungurmekar, SDN 1 Paja–SDN 2 Paja, SDN 1 Mekarsari–SDN 2 Pajagan, SDN 1 Ciuyah–SDN 3 Ciuyah, SDN 2 Ciuyah–SDN 1 Pajagan, SDN 1 Parungsari–SDN 2 Parungsari, SDN 1 Sindangsari–SDN 2 Sindangsari, SDN 1 Sukamarga–SDN 2 Sukamarga, SDN 3 Sukamarga–SDN 3 Margaluyu, SDN 1 Maraya–SDN 2 Maraya, SDN 1 Margaluyu–SDN 2 Margaluyu, serta MI Fathul Bariyah–MI Al-Hidayah.
Dalam ketentuannya, setiap pangkalan SD/MI hanya mengirimkan satu regu, baik putra maupun putri. Selanjutnya, pangkalan yang berada dalam satu pasangan berkomunikasi dan berkoordinasi untuk menentukan pembagian regu yang dikirimkan.
Dengan mekanisme tersebut, komunikasi antarpangkalan menjadi bagian dari proses pelaksanaan kegiatan. Selain menentukan pembagian peserta, koordinasi diperlukan agar setiap pasangan dapat mencapai kesepakatan mengenai regu putra dan putri yang dikirimkan.
Adapun LT II sendiri merupakan perkemahan sekaligus ajang perlombaan beregu bagi Pramuka Penggalang di tingkat Kwartir Ranting. Kegiatan ini digunakan untuk mengukur kemampuan dan prestasi regu, sekaligus memupuk persaudaraan, kebersamaan, dan jiwa gotong royong.
Selama mengikuti kegiatan, peserta menjalani aktivitas kepramukaan dalam kelompok. Mereka dituntut mengikuti ketentuan kegiatan, menjalankan tugas masing-masing, menjaga kekompakan, serta menunjukkan kemampuan yang telah diperoleh melalui pembinaan di pangkalan.
Selain menjadi ajang pengukuran kemampuan, LT II juga berkaitan dengan tahapan pembinaan menuju Lomba Tingkat III (LT III) tingkat Kabupaten Lebak. Regu-regu yang dinilai memiliki kemampuan terbaik berpeluang mewakili Kwartir Ranting Kecamatan Sajira pada tingkatan tersebut.
Untuk menuju tahapan itu, kemampuan teknis kepramukaan menjadi salah satu bagian yang dinilai bersama kekompakan, kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.
Selanjutnya, hasil dari LT II menjadi bagian dari proses pembinaan Pramuka Penggalang di Kecamatan Sajira. Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan pangkalan di wilayah Kecamatan Sajira.
Dengan tema “Tingkatkan Kualitas Diri, Raih Prestasi”, LT II Sajira 2026 dilaksanakan pada 8–9 Agustus 2026 sebagai bagian dari kegiatan Perkemahan dan Lomba Tingkat II Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Sajira.
Artikel Terkait
Konfercab PGRI Sajira Rumuskan Arah Organisasi Lima Tahun untuk Wujudkan Guru Bermutu
Hari Pertama Sekolah, SDN 1 Maraya Sajira Gelar MPLS Ramah bagi Siswa Baru
Puskesmas Sajira dan Mobile Klinik Dinkes Banten Gelar Cek Kesehatan Gratis di Desa Sukajaya
Rangkaian HUT ke-81 RI di Kecamatan Sajira Berlangsung Semarak, Ini Agenda Perlombaan hingga 17 Agustus