Respons Cepat Polisi dan Damkar Cegah Kebakaran Lahan Meluas di Wonokerto Kulon

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Minggu, 26 Juli 2026 | 09:57 WIB
Kebakaran Lahan Diduga Dipicu Pembakaran Sampah, Polsek Wiradesa Lakukan Penanganan Cepat
Kebakaran Lahan Diduga Dipicu Pembakaran Sampah, Polsek Wiradesa Lakukan Penanganan Cepat

PEKALONGAN, Gertak.id – Respons cepat jajaran Polsek Wiradesa bersama Pemerintah Desa Wonokerto Kulon, warga, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan berhasil mencegah kebakaran lahan kosong meluas di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (25/7/2026). Peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

Kebakaran pertama kali diketahui terjadi di lahan kosong milik Tasriah. Informasi yang diterima kepolisian menyebutkan, perangkat Desa Wonokerto Kulon, Arin, melaporkan kejadian tersebut setelah api kembali muncul pada sore hingga malam hari akibat bara yang belum sepenuhnya padam.

Kapolsek Wiradesa menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, perangkat desa telah menghubungi pihak kepolisian sekitar pukul 19.30 WIB setelah melihat api kembali membesar di lokasi kebakaran.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran diduga bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika tumpukan sampah di lokasi terbakar. Informasi sementara menyebutkan api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan oleh seorang yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

Sekitar pukul 12.00 WIB, kobaran api sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan secara swadaya oleh warga sekitar. Namun, bara api yang masih tersisa kembali memicu kebakaran sekitar pukul 18.30 WIB.

Melihat kondisi tersebut, Kepala Desa Wonokerto Kulon segera berkoordinasi dengan Kapolsek Wiradesa untuk meminta bantuan penanganan lebih lanjut. Langkah cepat juga dilakukan dengan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan.

Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pendinginan pada area yang terbakar. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Berkat koordinasi yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak sempat merambat ke lahan maupun permukiman di sekitarnya.

Kapolsek Wiradesa, Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H., mengatakan sinergi seluruh pihak menjadi faktor utama keberhasilan penanganan kebakaran tersebut.

"Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengambil langkah cepat. Pemadaman dilakukan agar sisa api tidak kembali membesar dan merambat ke lahan di sekitarnya. Alhamdulillah situasi dapat dikendalikan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian ini," ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada musim kemarau dengan kondisi cuaca panas disertai angin.

Menurutnya, pembakaran sampah di lahan terbuka tanpa pengawasan dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan apabila tertiup angin atau masih menyisakan bara api.

Karena itu, masyarakat diminta menghindari kebiasaan membakar sampah secara sembarangan dan memilih cara pengelolaan sampah yang lebih aman agar tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran kepada pemerintah desa maupun kepolisian sehingga penanganan dapat dilakukan sejak dini sebelum api meluas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yulit MW

Tags

Rekomendasi

Terkini

X