GETAK.ID, LEBAK - Pemerintah Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, menggelar dua agenda pada Jumat (10/7/2026), yakni Korve Jumat Bersih di lingkungan Kantor Kecamatan dan sepanjang jalur jalan Kecamatan Lebakgedong, dilanjutkan monitoring progres pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari.
Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengawal pembangunan infrastruktur yang diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat.
Korve Jumat Bersih diikuti seluruh aparatur Kecamatan Lebakgedong. Mereka bergotong royong membersihkan halaman kantor, menata taman, membersihkan saluran air, memungut dan memilah sampah, serta membersihkan ruas jalan di sekitar kawasan perkantoran Kecamatan Lebakgedong.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sekaligus pelaksanaan Surat Edaran Bupati Lebak tentang Korve Jumat Bersih.
Camat Lebakgedong H. Rapei, S.K.M., M.A. mengatakan, budaya hidup bersih harus dimulai dari lingkungan pemerintahan agar menjadi contoh bagi masyarakat.
"Kebersihan bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan budaya kerja yang harus terus dibangun. Aparatur pemerintah harus menjadi teladan dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga pelayanan kepada masyarakat juga dapat berlangsung dengan baik," ujarnya.
Usai memimpin Korve Jumat Bersih, H. Rapei didampingi Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Achmad Lomri, S.E., M.IP. melanjutkan agenda dengan meninjau pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari.
Monitoring dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Jembatan Garuda merupakan program Kodam III/Siliwangi melalui Kodim 0603/Lebak yang diproyeksikan menjadi akses utama menuju kawasan Hunian Tetap (Huntap).
Selain menghubungkan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dengan Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.
Menurut H. Rapei, pembangunan infrastruktur strategis perlu terus dipantau agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
"Kami ingin memastikan pembangunan berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai harapan masyarakat. Jembatan Garuda memiliki peran strategis karena akan membuka akses yang lebih mudah, mempercepat mobilitas warga, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah perbatasan," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, H. Rapei juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya atas dukungannya terhadap pembangunan dan pelaksanaan program kebersihan di Kecamatan Lebakgedong. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Danramil Cipanas-Lebakgedong beserta jajaran atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung berbagai kegiatan di wilayah.
Selain itu, Pemerintah Kecamatan Lebakgedong turut menyampaikan apresiasi kepada Pangdam III/Siliwangi beserta jajaran Kodam III/Siliwangi dan Kodim 0603/Lebak atas dukungan terhadap pembangunan Jembatan Garuda.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Lebakgedong, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pangdam III/Siliwangi beserta seluruh jajaran Kodam III/Siliwangi dan Kodim 0603/Lebak yang telah menghadirkan pembangunan Jembatan Garuda. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas," tuturnya.
Artikel Terkait
Pembangunan Huntap Korban Banjir Bandang Lebakgedong kembali ditunda, Begini Penjelasan BPBD Lebak
Pematangan Lahan hingga Pengawasan, Program Huntap Lebakgedong 2,47 Miliyar Resmi Masuk RUP 2026
Camat Lebakgedong Pimpin Giat Jumat Bersih Massal, Perkuat semangat Gotong Royong dan Dukung Program Lebak Ruhay