GERTAK.ID, LEBAK - Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, meresmikan Jembatan Gantung Merah Putih Presisi di Kampung Lebaklarang, Minggu (28/6/2026). Jembatan sepanjang 27 meter itu menjadi akses penghubung antara Desa Mekarsari dan Desa Neglasari sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat kedua desa.
Peresmian berlangsung sederhana dan dihadiri Kepala Desa Mekarsari Agun Hermawan, S.IP., beserta jajaran Pemerintah Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan Kecamatan Cibeber, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang mengikuti proses pembangunan hingga jembatan resmi dimanfaatkan.
Jembatan Gantung Merah Putih Presisi merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang bertujuan memperkuat konektivitas wilayah pedesaan, khususnya daerah yang selama ini menghadapi kendala geografis. Kehadirannya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung peningkatan aktivitas ekonomi warga.
Selama bertahun-tahun, masyarakat yang hendak menuju Desa Neglasari maupun sebaliknya harus menghadapi keterbatasan akses, terutama saat debit sungai meningkat pada musim hujan. Dengan beroperasinya jembatan tersebut, perjalanan warga kini menjadi lebih aman, cepat, dan efisien.
Kepala Desa Mekarsari, Agun Hermawan, S.IP., mengatakan peresmian jembatan menjadi momentum penting karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
"Jembatan Gantung Merah Putih Presisi ini merupakan harapan masyarakat yang akhirnya dapat terwujud. Kehadirannya bukan hanya mempermudah akses penghubung antara Desa Mekarsari dan Desa Neglasari, tetapi juga menjadi penunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, pelayanan, hingga kegiatan ekonomi," ujarnya.
Selain itu, Agun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan hingga dapat dimanfaatkan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Desa Mekarsari dan seluruh warga, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Polri melalui Program Jembatan Gantung Merah Putih Presisi, serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan ini. Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang dan menjadi pemicu percepatan pembangunan di wilayah kami," ucapnya.
Menurut Agun, keberadaan infrastruktur yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, terutama bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor pertanian dan perkebunan.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari menyampaikan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang dibutuhkan warga.
"Program Jembatan Gantung Merah Putih Presisi merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik serta menjadi sarana yang mempererat hubungan antardesa sekaligus mendukung aktivitas masyarakat setiap hari," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kecamatan Cibeber turut mengapresiasi selesainya pembangunan jembatan yang dinilai akan memberikan dampak positif terhadap konektivitas antarwilayah di Kecamatan Cibeber.
Menurutnya, akses yang semakin baik akan mempercepat pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan warga.
Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang menghadiri peresmian. Salah seorang tokoh masyarakat Kampung Lebaklarang mengaku bersyukur karena jembatan yang telah lama dinantikan akhirnya dapat dimanfaatkan.
Artikel Terkait
Musyawarah Khusus Desa Mekarsari : Merajut Asa Lewat Koperasi Merah Putih
Ikuti Edaran Gubernur Banten, Desa Mekarsari Kecamatan Cibeber Larang Petasan Tahun Baru 2026
Musdes Desa Mekarsari Bahas Prioritas Bantuan Keuangan Desa TA 2026