Kapuas Hulu – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan desa kembali ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Sumber Maju, Desa Landau Badai, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu. Dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Sumber Maju, Arjunsah, puluhan warga bergotong royong memperbaiki jalan menuju Penggah yang selama ini menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh semangat. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari para tokoh masyarakat,
pemuda, hingga orang tua, bahu-membahu membawa peralatan seadanya untuk memperbaiki bagian-bagian jalan yang rusak. Ada yang menimbun jalan berlubang, meratakan permukaan jalan, membersihkan saluran air, hingga memperkuat badan jalan agar tetap dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Jalan menuju Penggah memiliki peranan yang sangat penting bagi masyarakat Dusun Sumber Maju. Selain menjadi jalur utama menuju permukiman warga, jalan tersebut juga merupakan akses vital untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan dan pelayanan publik lainnya.
Selama ini kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan di sejumlah titik. Ketika musim hujan tiba, jalan berubah menjadi licin, berlumpur, bahkan sulit dilalui kendaraan. Kondisi tersebut sering menghambat aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap perekonomian warga. Meski demikian, masyarakat tidak ingin hanya menunggu bantuan datang. Dengan semangat gotong royong yang telah menjadi budaya turun-temurun, mereka memilih untuk bergerak bersama memperbaiki jalan sesuai kemampuan yang dimiliki.
Kepala Dusun Sumber Maju, Arjunsah, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kepentingan bersama. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
"Kami menyadari bahwa pembangunan membutuhkan proses, perencanaan, dan anggaran yang tidak sedikit. Namun selama perhatian terhadap infrastruktur di wilayah kami masih terbatas, kami tidak akan tinggal diam. Bersama masyarakat, kami memilih untuk bergerak, bekerja, dan bergotong royong agar jalan ini tetap dapat digunakan oleh seluruh warga. Inilah bukti bahwa semangat kebersamaan adalah kekuatan terbesar yang kami miliki," ujar Arjunsah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi kepentingan bersama. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi modal utama dalam membangun desa yang lebih baik.
Di tengah keterbatasan yang dihadapi, semangat gotong royong masyarakat Desa Landau Badai menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan mampu menghadirkan solusi. Tanpa mengeluh dan tanpa menunggu, masyarakat menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan serta fasilitas umum yang menjadi kebutuhan bersama.
Meski telah melakukan perbaikan secara swadaya, masyarakat menyadari bahwa langkah tersebut hanyalah solusi sementara. Mereka berharap adanya pembangunan jalan secara permanen agar akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, masyarakat Desa Landau Badai berharap Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka. Dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu, anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, serta seluruh pihak terkait sangat diharapkan agar pembangunan jalan menuju Penggah dapat segera direalisasikan melalui program pembangunan daerah.
Warga menilai bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi investasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan. Jalan yang baik akan mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak, mempermudah pelayanan kesehatan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi desa yang lebih luas.
Masyarakat optimistis bahwa dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan di Desa Landau Badai akan semakin berkembang. Semangat gotong royong yang terus dipelihara menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki komitmen kuat untuk membangun daerahnya.
"Kami akan terus bekerja, terus bergotong royong, dan terus membangun sesuai kemampuan yang kami miliki. Harapan kami sederhana, semoga semangat masyarakat Desa Landau Badai menjadi perhatian pemerintah sehingga pembangunan infrastruktur, khususnya di Dusun Sumber Maju, dapat segera diwujudkan secara lebih baik demi masa depan masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera," tutup Arjunsah.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Dusun Sumber Maju menjadi cerminan kuatnya nilai persatuan, kepedulian, dan kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan. Harapan besar kini tertuju pada hadirnya dukungan pemerintah agar perjuangan masyarakat dalam membangun desanya dapat diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.
Penulis Effendy