Target Penanganan Jalan Rp75 Miliar di Lebak Jadi Sorotan Warganet, DPUPR Sebut Dilaksanakan Bertahap

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Kamis, 25 Juni 2026 | 19:11 WIB
Keterangan Gambar: Ilustrasi visual program penanganan jalan di Kabupaten Lebak yang menjadi perhatian dan perbincangan masyarakat di media sosial./Ilustrasi AI
Keterangan Gambar: Ilustrasi visual program penanganan jalan di Kabupaten Lebak yang menjadi perhatian dan perbincangan masyarakat di media sosial./Ilustrasi AI

GERTAK.ID, LEBAK - Rencana Pemerintah Kabupaten Lebak menangani jalan sepanjang 34,35 kilometer pada tahun 2026 dengan anggaran Rp75 miliar mendapat perhatian masyarakat di media sosial. Melalui unggahan akun Instagram resmi @lebak.kab, pemerintah daerah memaparkan target pembangunan tersebut, sementara sejumlah warga memanfaatkan kolom komentar untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan pertanyaan terkait kondisi jalan di wilayah masing-masing.

Dalam unggahan tersebut, Pemkab Lebak menyebut program penanganan jalan akan mencakup 11 ruas jalan kabupaten sepanjang 13,3 kilometer dan 42 ruas jalan poros desa sepanjang 21,05 kilometer. Program itu disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas masyarakat serta mendukung aktivitas perekonomian daerah.

Berdasarkan pantauan pada kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah pengguna Instagram meminta informasi mengenai ruas jalan yang akan ditangani. Selain itu, beberapa warganet berharap pemerintah daerah dapat mempublikasikan perkembangan pekerjaan serta dokumentasi pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Sementara itu, sejumlah pengguna media sosial menyampaikan kondisi jalan di wilayah mereka yang dinilai masih membutuhkan penanganan. Aspirasi tersebut antara lain berkaitan dengan ruas jalan di Kecamatan Sobang, Leuwidamar, Cileles, Cikulur, Cijaku, dan sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Lebak.

Salah satu komentar disampaikan akun @m.taufiqfahmi yang menyoroti kondisi jalan di wilayah Leuwidamar.

"Melihat postingan ini, saya harap Pemkab Lebak tidak lupa dengan kondisi jalan Leuwidamar KM 16 sampai depan SMP 2 Cimarga (lewat Sawah Lega). Sampai detik ini kondisinya sangat rusak dan belum tersentuh pembangunan sedikit pun. Tolong jangan cuma wacana, mohon realisasi nyata untuk jalan tersebut karena sudah sangat mengganggu aktivitas warga," tulisnya.

Sementara itu, akun @sepfaisal juga menyampaikan aspirasinya terkait kondisi jalan yang menghubungkan Desa Cikuning dan Desa Sindanglaya di Kecamatan Sobang.

"Sampai saiki, korban janji kampanye, jalan Desa Cikuning–Desa Sindanglaya (jalan kecamatan), Kecamatan Sobang belum tersentuh sama sekali. Mohon agar segera direalisasikan ya Bapak Bupati, Wakil Bupati," tulis akun tersebut.

Di sisi lain, terdapat pula warganet yang mempertanyakan target panjang jalan yang akan ditangani pada tahun 2026 serta meminta penjelasan mengenai prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah daerah.

Menanggapi berbagai komentar tersebut, Bidang Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak melalui akun @bikon_lebak menjelaskan bahwa program penanganan jalan dilaksanakan secara bertahap sesuai perencanaan yang telah disusun.

"Terima kasih atas perhatian dan masukannya. Pekerjaan ini memang dilaksanakan secara bertahap sesuai tahapan yang telah direncanakan. Foto yang diunggah @dpuprlebakkab merupakan dokumentasi progres pelaksanaan di lapangan sebagai bentuk informasi kepada masyarakat. Kami terus melakukan pemantauan agar pekerjaan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat yang maksimal," tulis akun @bikon_lebak.

Lebih lanjut, akun tersebut juga merespons aspirasi terkait ruas jalan Desa Cikuning–Sindanglaya di Kecamatan Sobang. Menurut akun tersebut, penanganan ruas jalan dimaksud saat ini masih berada dalam tahap perencanaan.

"Terima kasih atas informasinya. Penanganan ruas jalan tersebut saat ini sedang dalam proses perencanaan dan menjadi perhatian kami. Pelaksanaan pembangunan akan disesuaikan dengan tahapan yang berlaku dan ketersediaan anggaran. Mohon dukungan dan kesabarannya, semoga dapat segera terealisasi," tulis akun @bikon_lebak.

Hingga berita ini ditulis, unggahan tersebut masih menjadi ruang interaksi antara pemerintah daerah dan masyarakat yang menyampaikan berbagai masukan, pertanyaan, serta harapan terkait pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lebak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Atippudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X