GERTAK.ID, LEBAK - Sebanyak 71 anak yatim piatu menerima santunan pada peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah yang digelar di Balai Desa Cisimeut Induk, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Alim Ulama se-Desa Cisimeut Induk tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Leuwidamar.
Hadir dalam kegiatan itu Camat Leuwidamar Agung Nugraha, S.KM., M.M., Kapolsek Leuwidamar IPTU Tjik Denmark, dan Danramil Leuwidamar Kapten Inf. Paino. Acara mengusung tema “Menyantuni Anak Yatim, Menebar Kebaikan, Menggapai Keberkahan.”
Kepala Desa Cisimeut Induk, Juhedin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran unsur Forkopimcam dalam kegiatan sosial dan keagamaan tersebut.
“Alhamdulillah hari ini kami dihadiri Bapak Camat, Pak Kapolsek, dan Danramil Leuwidamar. Ini menjadi kehormatan bagi Desa Cisimeut Induk sekaligus bentuk perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak yatim di desa kami,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan kepada 71 anak yatim piatu dengan total dana sebesar Rp18.465.000. Dana tersebut berasal dari swadaya aparatur Pemerintah Desa Cisimeut Induk bersama unsur TNI-Polri, mulai dari kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa, RT/RW hingga lembaga desa.
Menurut Juhedin, kegiatan santunan telah menjadi wujud kepedulian bersama yang terus dipertahankan setiap tahun.
“Kami aparatur desa bersepakat menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu anak-anak yatim. Nilainya mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi semuanya,” katanya.
Sementara itu, Camat Leuwidamar Agung Nugraha mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Pemerintah Desa Cisimeut Induk bersama masyarakat.
“Kegiatan santunan anak yatim seperti ini merupakan wujud nyata nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang harus terus dipelihara. Saya mengapresiasi seluruh aparatur desa, tokoh masyarakat, dan para dermawan yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Menurutnya, momentum 10 Muharam menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan membantu sesama yang membutuhkan.
“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Semoga santunan ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi mereka, tetapi juga menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berbagi rezeki dan perhatian,” tambahnya.
Sejalan dengan itu, Kapolsek Leuwidamar IPTU Tjik Denmark menyatakan dukungannya terhadap kegiatan santunan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut.
“Polsek Leuwidamar mendukung penuh kegiatan seperti ini. Anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir melalui Bhabinkamtibmas, ulama hadir melalui doa, dan masyarakat hadir melalui kepedulian serta sedekah,” katanya.
Artikel Terkait
Jalan Menuju Kantor Kecamatan Leuwidamar Rusak Parah, Warga Geram
Semarak Hari Guru Nasional, PGRI Leuwidamar Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu