Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah seorang warga menilai program khitanan massal sangat membantu, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Khitan merupakan kebutuhan penting bagi anak-anak, tetapi tidak semua keluarga memiliki kemampuan yang sama. Dengan adanya program seperti ini, masyarakat sangat terbantu. Kami berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya.
Hal senada disampaikan warga lainnya yang mengantar putranya mengikuti khitanan massal. Ia mengaku bersyukur karena anaknya dapat mengikuti kegiatan tersebut tanpa biaya.
“Bukan hanya gratis, acaranya juga meriah sehingga anak-anak merasa senang dan tidak terlalu takut. Ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi mereka. Semoga menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk saling membantu sesama,” ujarnya.
Respons positif tidak hanya datang dari lokasi kegiatan. Setelah diunggah melalui akun TikTok pribadi Regen Abdul Aris, suasana khitanan massal tersebut juga mendapat perhatian warganet.
Akun winda nurul huda@123 menyampaikan apresiasinya melalui kolom komentar.
“Sangat terbantu sama Pak Dewan. Terima kasih Pak. Mudah-mudahan Allah memberikan lebih banyak rezeki, kesuksesan, kesehatan, dan umur panjang untuk Bapak beserta keluarga,” tulisnya.
Komentar serupa disampaikan akun Bunda Rantika. “Semoga Pak Dewan selalu sehat, panjang umur, dan rezekinya lancar,” tulisnya.
Sementara akun mahardika painting memberikan penilaian positif terhadap kegiatan tersebut. “Ini baru anggota dewan yang patut dicontoh dan didukung,” tulisnya.
Adapun akun Teh Lilis mengaku ikut terharu menyaksikan kegiatan sosial tersebut.
“Ikut terharu jadi saksi kebaikan Pak Dewan. Sehat-sehat Bapa Gede,” tulisnya.
Khitanan massal gratis yang digelar Regen Abdul Aris kembali menjadi kegiatan sosial yang menyedot perhatian masyarakat. Selain memberikan manfaat langsung kepada peserta, kegiatan tersebut juga menghadirkan ruang kebersamaan yang memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat Kabupaten Lebak.
Artikel Terkait
Perusahaan Mi Gacoan Jadi Sorotan, Aktivis dan DPRD Lebak Gelar Diskusi Terbuka
Kasus Dugaan Penistaan Agama Picu Kecaman, DPRD Lebak Dukung Proses Hukum dan Imbau Warga jaga Kondusifitas
SPMB 2026 Disorot, DPRD Lebak Akan Panggil Kepala SMA dan SMK untuk RDP