Mukhtar menilai pesan tersebut sebagai dorongan agar persoalan kecelakaan tersebut dilanjutkan melalui jalur hukum.
Selain itu, ia menyebut Jamar mengaku masih merasakan sakit pascakejadian. Dalam percakapan yang sama, kata Mukhtar, Jamar juga menyinggung relasi keluarganya di sejumlah wilayah, seperti Muncang, Rangkasbitung, dan Gajrug, serta menyebut memiliki kedekatan dengan beberapa pihak.
Meski demikian, seluruh isi percakapan tersebut masih berupa keterangan dari Mukhtar dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi.
Tak hanya itu, Mukhtar juga mengaku menerima pesan suara lain yang diteruskan oleh Jamar. Berdasarkan keterangannya, suara dalam rekaman tersebut disebut berasal dari seseorang yang diklaim oleh Jamar sebagai pihak dari lingkungan Kodim dan menyarankan agar perkara tersebut diproses melalui jalur hukum.
Namun hingga berita ini diterbitkan, identitas pemilik suara dalam rekaman tersebut belum dapat dipastikan. Redaksi juga belum memperoleh konfirmasi dari pihak terkait mengenai isi maupun sumber pesan suara yang dimaksud.
Di tengah belum tercapainya kesepakatan, Mukhtar menegaskan dirinya tetap membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan. Kendati demikian, ia menyatakan siap mengikuti prosedur hukum apabila perkara tersebut berlanjut ke ranah hukum.
"Saya sebenarnya mengedepankan penyelesaian secara baik-baik. Namun karena tidak ada titik temu dan mereka memilih jalur hukum, saya siap mengikuti proses yang berlaku," ujarnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Jamar maupun Joy belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai pernyataan yang disampaikan Mukhtar. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan, akurasi, dan independensi informasi sebagaimana diamanatkan dalam Kode Etik Jurnalistik.
Artikel Terkait
Diskominfo Lebak Bekali KIM Kompetensi Jurnalistik, Perkuat Penyebaran Informasi Publik di Era Digital
Bupati Hasbi Resmi Lantik 8 Kepala Desa PAW di Lebak, Dorong Percepatan Pembangunan Desa
Bupati Lebak Minta SPPG Profesional dalam Rakor MBG, Kejari Siap Kawal Pelaksanaan Program
Sekolah Ramah Anak Jadi Prioritas, Pemkab Lebak Dorong Lingkungan Belajar yang Nyaman