Kebakaran Hebat di Kemayoran Hanguskan 250 Bangunan, 620 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Selasa, 2 Juni 2026 | 15:42 WIB
Menyoroti fakta di balik insiden kebakaran besar yang terjadi di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@humasjakfire)
Menyoroti fakta di balik insiden kebakaran besar yang terjadi di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@humasjakfire)

GERTAK.ID, JAKARTA - Video yang memperlihatkan detik-detik kebakaran besar di permukiman padat penduduk Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, beredar luas di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Senin (1/6/2026) malam itu menghanguskan sekitar 250 bangunan semi permanen yang diduga terbakar akibat korsleting listrik.

Musibah tersebut menyisakan duka bagi ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal. Data sementara menunjukkan sedikitnya 620 jiwa dari 330 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kebakaran tersebut.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, mengatakan para korban kini harus mengungsi setelah tempat tinggal mereka dilalap api.

"Terdapat kurang lebih 620 jiwa yang kehilangan tempat tinggal," kata Syarifudin di lokasi kejadian, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).

Lebih lanjut, Syarifudin merinci, korban terdampak berasal dari RT 12 hingga RT 16 RW 04 sebanyak 500 jiwa. Sementara itu, warga di RT 01 hingga RT 03 RW 05 Kelurahan Kebon Kosong yang terdampak berjumlah sekitar 120 jiwa.

Di balik upaya pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Syarifudin mengungkapkan, banyaknya warga yang menyaksikan kejadian serta kondisi akses jalan yang sempit menjadi tantangan tersendiri bagi personel pemadam kebakaran.

Selain itu, situasi semakin kompleks karena sebagian penghuni berupaya menyelamatkan barang-barang milik mereka saat api masih berkobar.

"Tidak hanya itu sebagian penghuni juga berhamburan untuk menyelamatkan harta bendanya masing-masing," imbuh Syarifudin.

Akibat berbagai hambatan tersebut, proses pengendalian api membutuhkan waktu cukup lama. Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 35 unit mobil pemadam kebakaran dan 175 personel untuk menangani kebakaran tersebut.

"Kami mendapatkan informasi pada pukul 21.00 WIB dan petugas bisa lokalisir pada jam 23.30 WIB. Sedangkan operasi pemadaman selesai pukul 04.15 WIB," tukasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga Kebon Kosong. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, telah menyiapkan berbagai fasilitas bagi para korban di lokasi pengungsian yang berada di Lapangan Yusuf Hamka.

"Kita sudah menyiapkan posko di Lapangan Yusuf Hamka ini," kata Rano dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, fasilitas yang disediakan tidak hanya untuk kebutuhan dasar para pengungsi, tetapi juga layanan kesehatan dan dukungan psikologis.

"Lengkap dengan pengungsi, ada posko kesehatan, ada dapur umum, kemudian ada posko dukungan psikologi untuk anak-anak," sambungnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Atippudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X