GERTAK.ID, LEBAK - Rencana pembangunan lapangan sepak bola di Desa Neglasari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, menjadi perhatian masyarakat. Di tengah proses pembukaan lahan yang masih berlangsung, sempat beredar informasi bahwa pembangunan fasilitas olahraga tersebut menggunakan dana pribadi Kepala Desa Neglasari.
Informasi itu mencuat setelah salah seorang warga mengaku pernah menanyakan langsung kepada kepala desa mengenai sumber pendanaan pembangunan lapangan sepak bola. Warga yang meminta identitasnya dirahasiakan itu menyebut H. Tating sempat menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan kenang-kenangan bagi masyarakat melalui pembangunan fasilitas olahraga tersebut.
"Iya, Kang. Menurut kepala desa, pembangunan lapangan sepak bola itu menggunakan anggaran pribadinya. Waktu saya menanyakan sumber anggarannya, beliau mengaku bahwa itu merupakan uang pribadi yang digunakan untuk membangun lapangan sepak bola yang nantinya akan menjadi kenang-kenangan setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala desa," ungkap sumber tersebut.
Seiring berkembangnya informasi di tengah masyarakat, Pemerintah Desa Neglasari kemudian memberikan penjelasan terkait status dan progres kegiatan yang saat ini masih berada pada tahap pembukaan lahan.
Berdasarkan data pada sistem informasi pengawasan anggaran publik Jaga.id, terdapat dua kegiatan yang berkaitan dengan rencana pembangunan lapangan sepak bola desa. Kegiatan tersebut meliputi Bronjong Lapang Sepak Bola Desa dengan nilai anggaran sebesar Rp57.394.900 serta Pembukaan Lahan Pembangunan Lapang Sepak Bola Desa sebesar Rp315.272.400.
Dengan demikian, total anggaran yang berkaitan dengan rencana pembangunan lapangan sepak bola desa tercatat mencapai Rp372.667.300.
Menanggapi informasi yang beredar, Sekretaris Desa Neglasari menegaskan bahwa pekerjaan yang saat ini dilakukan baru sebatas pembukaan lahan yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi lapangan sepak bola desa.
Menurutnya, informasi yang menyebut pembangunan lapangan sepak bola sepenuhnya menggunakan dana pribadi kepala desa tidak tepat. Kontribusi Kepala Desa H. Tating, kata dia, berupa hibah lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan fasilitas olahraga tersebut.
"Untuk saat ini baru pembukaan lahan yang rencananya nanti akan dijadikan lapangan sepak bola. Tanah tersebut merupakan hibah dari kepala desa. Untuk dibiayai pribadi oleh kepala desa itu informasinya keliru. Yang ada anggaran dari Dana Desa untuk pembukaan lahan sebesar Rp300 juta lebih. Saat ini progresnya masih pembukaan lahan, belum sampai tahap pembangunan lapangan," jelas Sekretaris Desa Neglasari saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Keterangan tersebut sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. Pemerintah desa menegaskan bahwa anggaran yang digunakan saat ini bersumber dari Dana Desa untuk kegiatan pembukaan lahan, sedangkan kontribusi kepala desa diwujudkan melalui hibah tanah pribadi sebagai lokasi fasilitas olahraga tersebut.
Sementara itu, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kepala Desa Neglasari H. Tating Sutiana, S. Pd, membenarkan bahwa lahan yang saat ini sedang dibuka merupakan tanah milik pribadinya yang dihibahkan untuk kepentingan masyarakat.
Ia menjelaskan, lahan seluas kurang lebih 9.000 meter persegi atau hampir satu hektare tersebut sengaja dihibahkan agar dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas umum, termasuk untuk pembangunan lapangan sepak bola yang nantinya dapat digunakan oleh masyarakat Desa Neglasari.
"Saya sengaja menghibahkan tanah yang cukup luas ini agar nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan lapangan sepak bola dan kepentingan masyarakat lainnya. Harapan saya sederhana, masyarakat memiliki fasilitas olahraga yang layak dan dapat digunakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang. Bagi saya, hibah tanah ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat selama menjabat sebagai kepala desa," ujar H. Tating.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa tanah yang dihibahkannya memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Namun, ia memilih mengutamakan kepentingan masyarakat agar lahan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Neglasari.
Artikel Terkait
PAW Kades Serentak Digelar di Lebak, Ini Dia Daftar 8 Desanya
Bupati Lebak Buka Pembinaan Qori-Qoriah untuk Persiapan MTQ XXIII Banten 2026
Bantuan Pangan Mei 2026 Mulai Disalurkan di Lebak, Berikut Kecamatan dan Jadwal Pembagiannya
Wakil Bupati Lebak Hadiri Penanaman 1.000 Pohon dan Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi
SPMB 2026 di Lebak, Disdik Siapkan 28.041 Kursi SMP untuk Tampung Lulusan SD