“Masyarakat siap mendukung proses audit dan memberikan keterangan apabila diperlukan,” ujar sumber tersebut.
Selain meminta audit, warga juga mendesak pemerintah desa segera menggelar musyawarah desa untuk mengevaluasi kinerja pemerintah desa selama dua tahun terakhir. Mereka mengaku kecewa karena hingga kini forum evaluasi tersebut belum dilaksanakan.
Masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH) turut melakukan pengawasan dan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam penggunaan anggaran desa.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Lubuk Terentang belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai dugaan yang disampaikan masyarakat. Upaya konfirmasi disebut masih terus dilakukan guna memenuhi prinsip keberimbangan dan profesionalitas dalam pemberitaan. (wasri)