GERTAK.ID, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pelayanan keluarga berencana (KB) bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui strategi berbasis kebutuhan yang disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Sejalan dengan itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menegaskan pelayanan KB menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga secara berkelanjutan.
Menurut Amir Hamzah, pendekatan pelayanan KB kini difokuskan pada kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, program yang dijalankan diharapkan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Dalam hal pelayanan keluarga berencana, dapat kami laporkan bahwa Kabupaten Lebak berkomitmen terus meningkatkan penjangkauan melalui pelayanan berbasis kebutuhan,” ujar Amir Hamzah di Rangkasbitung, Senin, 4 Mei 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan strategi tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan hingga kader di tingkat desa. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan, termasuk ke wilayah terpencil.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya program keluarga berencana. Edukasi dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.
Hasilnya, capaian peserta aktif KB di Kabupaten Lebak saat ini telah mencapai 89,4 persen. Angka tersebut mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung program tersebut.
Amir Hamzah menilai capaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, terutama para petugas lapangan yang terus aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Capaian ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak, terutama para petugas di lapangan yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik,” katanya.
Tidak hanya itu, Kabupaten Lebak juga mencatat prestasi di tingkat provinsi. Dalam penilaian kinerja program Bangga Kencana, daerah ini berhasil meraih peringkat ketiga di Provinsi Banten.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa program KB di Kabupaten Lebak berjalan dengan baik. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan tidak akan berpuas diri dan terus melakukan peningkatan.
Amir Hamzah menegaskan berbagai inovasi akan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas akses layanan KB melalui pemanfaatan teknologi dan pendekatan digital.
Selain itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan juga menjadi fokus utama. Dengan sumber daya yang kompeten, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin optimal.
Dengan berbagai strategi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana. Pada akhirnya, upaya ini diarahkan untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Artikel Terkait
Paguyuban KB DJPb Bregas Pemalang bersama Para Pensiunan Adakan Halal bi Halal
PLKB Cibeber Fokus Edukasi Pencegahan Stunting bagi Catin dan Ibu Hamil
Kendalikan Angka Kelahiran Tinggi, Pemkab Garut Beri Pelayanan KB MKJP
Muslimat NU Kandangserang Gelar Baksos KB, Dukung Kesejahteraan Keluarga