Jayapura, 30 Mei 2026 — Panitia Pelaksana Musyawarah Organisasi Mahasiswa (MUSORMA) ke-XVIII Asrama Mahasiswa Pemda Puncak Jaya (AMPPJ) resmi membuka rangkaian kegiatan MUSORMA Tahun 2026 yang digelar di ASKIN Jayapura. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus merumuskan arah gerak mahasiswa ke depan.
Pembukaan berlangsung dalam suasana khidmat namun penuh dinamika, diwarnai semangat kolektif dari seluruh peserta yang terdiri atas pengurus, anggota, senior, serta tamu undangan.
Antusiasme yang tinggi mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong eksistensi organisasi yang semakin progresif dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Secara kelembagaan, MUSORMA merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi mahasiswa AMPPJ. Forum ini memiliki peran vital sebagai ruang evaluasi menyeluruh terhadap program kerja, perumusan kebijakan organisasi, hingga penyusunan rencana strategis jangka ke depan.
Tak hanya itu, MUSORMA juga menjadi wadah utama dalam proses regenerasi kepemimpinan yang mengedepankan prinsip demokratis, transparansi, dan integritas.
Ketua Panitia, Misi Kogoya, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan MUSORMA ke-XVIII bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum krusial untuk mempererat solidaritas internal serta meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam merespons dinamika sosial dan kemahasiswaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah serta para senior atas dukungan yang diberikan, baik secara moral maupun material.
Ini adalah titik penting bagi kita untuk berbenah dan melangkah lebih maju. Dukungan semua pihak menjadi energi besar bagi keberlanjutan organisasi,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Badan Pengurus AMPPJ, Seyus G. Kogoya, menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dalam pembinaan asrama mahasiswa.
Menurutnya, perhatian tersebut harus diwujudkan dalam bentuk penyediaan fasilitas yang memadai, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan pendanaan yang proporsional guna mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Di sisi lain, perwakilan senior, Mison Karoba, S.Km., menekankan perlunya keterlibatan aktif pemerintah daerah dan para senior, khususnya dari wilayah Papua Tengah dan Papua Pegunungan,
Dalam menopang keberlangsungan organisasi mahasiswa. Ia menilai sinergi lintas generasi menjadi kunci dalam menjaga konsistensi dan arah perjuangan mahasiswa.
Melalui penyelenggaraan MUSORMA XVIII ini, diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu menjawab tantangan zaman serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Sinergi yang terbangun diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya mahasiswa asal Puncak Jaya yang tengah menempuh pendidikan di Jayapura.