Pekalongan — Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun 2026 di Kecamatan Kesesi berlangsung meriah dan penuh semangat, Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”, kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi para siswa untuk menampilkan bakat terbaik mereka di bidang seni dan sastra.
Kegiatan yang digelar di SD Negeri Ujungnegoro, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan ini diikuti sekitar 150 siswa dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Kesesi. Hadir dalam acara tersebut Korwil Kecamatan Kesesi Bidang Pendidikan Paryadi, S.Pd. MA, K3S Kurdisun,S.Pd.,MAP para kepala sekolah, serta para peserta lomba.
Dalam keterangannya, panitia menyampaikan bahwa FLS3N merupakan wadah strategi untuk menjaring, membina, dan menyalurkan minat serta bakat seni siswa sejak dini, khususnya di tingkat akar rumput. Ajang ini mencakup berbagai cabang lomba yang beragam, yaitu menyanyi solo, tari kreasi, pantomim, gambar bercerita/ekspresi, kriya, mendongeng, serta menulis cerita.
FLS3N tingkat kecamatan ini bertujuan untuk memastikan potensi seni siswa di daerah dapat terpantau dan dikembangkan. Ini juga menjadi lahan pembentukan karakter yang berbudaya melalui ajang perlombaan yang sehat,” ujar ketua panitia Mohammad sodikin, S. Pd. MPd
Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu menanamkan rasa cinta terhadap seni dan budaya bangsa, sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal. Selain itu, FLS3N menjadi langkah awal pelatihan seni dan sastra yang terstruktur sebelum para siswa melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, yakni tingkat kabupaten.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar dari awal hingga akhir tanpa hambatan berarti. Para peserta tampil penuh percaya diri, menunjukkan kreativitas dan daya imajinasi yang mengesankan di setiap cabang lomba yang dipertandingkan. Dari ajang ini, berhasil menghasilkan sejumlah bibit unggul yang nantinya akan mewakili Kecamatan Kesesi dalam FLS3N tingkat Kabupaten Pekalongan.
Para pendidik berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga sebagai pola pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan seni siswa secara konsisten. FLS3N dinilai sebagai ruang yang tepat bagi siswa untuk mengekspresikan diri, mengembangkan bakat, serta membangun karakter yang kreatif, percaya diri, berprestasi, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, para pendidik semakin berkomitmen untuk terus mengembangkan proses pendidikan, khususnya di bidang seni budaya di sekolah masing-masing, serta mendorong lahirnya generasi muda yang mencintai budaya bangsa dan siap berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.