Pria di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kamar, Polisi Lakukan Olah TKP

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Selasa, 21 April 2026 | 07:45 WIB
Husin (62) Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Kajen, Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Husin (62) Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Kajen, Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

PEKALONGAN – Seorang pria bernama Husin (62) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidurnya di Dukuh Sinangoh, Desa Sinangohprendeng, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin (20/4/2026) pagi. Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban, Sundiarti (58), yang merasa curiga karena tidak bertemu suaminya selama beberapa hari terakhir. Ia kemudian berinisiatif untuk memanggil korban dari luar kamar.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Tidak ada respons dari dalam kamar, sehingga menimbulkan kekhawatiran dari pihak keluarga.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Sundiarti mencoba mengintip melalui jendela kaca kamar. Dari situ, ia melihat korban sudah dalam kondisi terbujur kaku di atas tempat tidur.

Melihat kondisi tersebut, Sundiarti langsung panik dan memanggil anak serta tetangga untuk meminta bantuan. Warga kemudian berupaya membuka akses masuk ke dalam kamar.

Setelah jendela berhasil dibuka dari luar, pintu kamar yang sebelumnya terkunci dari dalam akhirnya dapat dibuka. Korban ditemukan dalam posisi telentang di atas kasur lantai, masih mengenakan pakaian lengkap.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Kajen tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 09.15 WIB dan langsung menindaklanjutinya dengan mendatangi lokasi kejadian.

“Laporan langsung kami tindak lanjuti dengan olah TKP bersama Unit Reskrim, Unit Identifikasi, Unit Intelkam, serta SPKT Polres Pekalongan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan evakuasi terhadap jenazah korban ke RSUD Kajen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi dan kerap menghabiskan waktu sendirian di dalam kamar.

Anak korban juga menyampaikan bahwa terakhir kali melihat ayahnya adalah pada Jumat (17/4/2026) malam saat sedang menonton televisi.

Hasil pemeriksaan medis luar oleh tim dokter di RSUD Kajen menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar satu hingga tiga hari sebelum ditemukan.

Pada tubuh korban ditemukan tanda-tanda pembusukan alami. Namun demikian, tidak ditemukan adanya luka ataupun tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yulit MW

Rekomendasi

Terkini

X