BENGKULU – Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Provinsi Bengkulu.
Program tersebut dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu sebagai bagian dari upaya penguatan konektivitas wilayah.
Pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Kepala BPJN Bengkulu, Zepnat Kambu, menyampaikan bahwa pembangunan tersebut selaras dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, infrastruktur yang andal menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui satuan kerja di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga.
Melalui Satker PJN Wilayah I, kegiatan pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas jalan nasional dan pembangunan jembatan.
Pejabat Satker PJN Wilayah I, Tendy Hadianto, menyampaikan bahwa sebagian besar pekerjaan untuk tahun anggaran 2025 telah dilaksanakan.
Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan jembatan serta rehabilitasi sejumlah ruas jalan nasional.
Sementara itu, untuk tahun anggaran 2026, beberapa proyek telah mulai memasuki tahap pelaksanaan.
Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Selain pembangunan fisik, pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan keselamatan selama beraktivitas di jalan.
Pengguna jalan diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas, terutama di lokasi proyek yang sedang berlangsung.