Brutal di Pagi Hari: Diduga Sopir Mengantuk, Pikap Tabrak Tiga Santriwati di Indramayu

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Minggu, 12 April 2026 | 22:11 WIB

Gertak.id | Sindang — Pagi yang seharusnya menjadi momen sehat berubah jadi mimpi buruk. Tiga santriwati Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo dihantam tanpa ampun oleh mobil pikap operasional Koperasi Merah Putih saat berjalan kaki untuk olahraga, Minggu (12/4/2026).

 

Kejadian berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Raya MT Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang. Tanpa tanda bahaya, tanpa rem yang cukup, kendaraan dari arah belakang melaju dan langsung menyapu rombongan pelajar yang sama sekali tak punya ruang untuk menyelamatkan diri.

 

Ini bukan sekadar kecelakaan. Ini diduga kelalaian yang nyaris merenggut masa depan anak-anak.

 

Kapolsek Sindang, AKP Karnala, mengungkap dugaan awal yang mencengangkan: sopir mengemudi dalam kondisi mengantuk.

 

“Diduga sopir mengantuk hingga kehilangan kendali,” ujarnya.

Jika benar, maka ini adalah bentuk kecerobohan fatal—mengemudi dalam kondisi tidak layak yang berujung pada korban anak-anak yang tak bersalah.

 

Tiga korban—AAM (13), WH (13), dan DT (13)—langsung terkapar dengan luka-luka dan dilarikan ke RSUD Indramayu. Kondisi mereka masih dalam pemantauan ketat, bahkan salah satu korban dilaporkan muntah berulang, tanda adanya potensi cedera serius.

 

Sopir pikap, Purnama (51), kini diamankan bersama kendaraan yang digunakannya. Namun publik patut bertanya: bagaimana bisa kendaraan operasional tetap berjalan dengan pengemudi yang diduga tidak dalam kondisi fit?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X