Viral Protes Jalan Rusak di Bedayan oleh Anak-Anak, Pemprov dan Pemkab Sintang Bereaksi.

Photo Author
Alex Akoran, Gertakberita.com
- Jumat, 3 April 2026 | 12:56 WIB

Sitang Kalbar, Gertak.id - Kondisi infrastruktur di pedesaan kembali menjadi sorotan tajam. Baru-baru ini, unggahan video yang menampilkan aksi protes sejumlah anak di bawah umur terkait kerusakan jalan dan jembatan di Desa Bedayan, Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan barat, tiba-tiba viral di berbagai platform media sosial.

Aksi tersebut diduga merupakan bentuk pelampiasan yang mengecewakan warga terhadap Pemerintah yang dinilai kurang peka dalam menangani kerusakan infrastruktur di daerah pelosok. Menyanggapi gelombang aspirasi digital tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Sintang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat akhirnya angkat bicara.

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyatakan bahwa pemikiran tersebut telah memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini. Meskipun status jalan di Desa Bedayan merupakan jalan kabupaten, ia berjanji akan menjalin komunikasi yang intensif dengan pihak Provinsi.

Hal ini akan kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat agar ada jalan keluar atas perbaikan jalan tersebut. Meskipun statusnya jalan kabupaten, koordinasi tetap dilakukan mengingat saat ini kita sedang menghadapi efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” ujar Bala. 

​Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memberikan tanggapan yang sedikit berbeda. Sambil memahami keresahan warga, ia menyyangkan penggunaan anak-anak sebagai penggerak aksi protes tersebut.

Menyampaikan aspirasi adalah hak semua orang, namun sangat menakutkan ini melibatkan anak-anak yang masih belum dewasa dan secara psikologis masih labil. Bukankah ada cara lain yang lebih tepat untuk menyampaikan aspirasi tersebut?” ungkap Ria Norsan saat ditemui media awak.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa substansi keluhan masyarakat tetap menjadi prioritas. Ia telah menemui Bupati Sintang untuk segera mengambil langkah konkret di lapangan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa teguran dan koordinasi antar-pimpinan daerah tersebut menghasilkan hasil yang cepat. Hingga berita ini diturunkan, Bupati Sintang dilaporkan telah mengirimkan beberapa unit alat berat menuju lokasi kerusakan di Desa Bedayan untuk memulai penanganan darurat.

Langkah ini diharapkan dapat memulihkan aksesibilitas warga Kecamatan Sepauk yang selama ini terhambat oleh rusaknya akses jalan dan jembatan, sekaligus menghentikan kegaduhan yang terjadi di media sosial. 

Penulis Alex

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ariyanto

Rekomendasi

Terkini

X