Lebak, Gertak.id - Pemerintah Desa Sobang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, merealisasikan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) melalui pengembangan unit usaha yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Program tersebut difokuskan pada dua sektor usaha, yakni penggemukan domba dan budidaya jahe merah.
Program ini dijalankan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi produktif di tingkat desa. Pelaksanaannya didukung melalui alokasi Dana Desa (DD) T.A 2025 yang diarahkan pada program prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Secara regulasi, pelaksanaan program Ketahanan Pangan desa merujuk pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024.
Dalam ketentuan tersebut disebutkan bahwa Dana Desa diprioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ketahanan pangan serta pengembangan usaha ekonomi desa melalui BUMDes.
Selain itu, pengelolaan BUMDes juga mengacu pada prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ketua BUMDes Sobang, Sujatna, menjelaskan bahwa unit usaha yang dijalankan saat ini mencakup sektor peternakan dan pertanian yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan di wilayah Desa Sobang.
“Untuk Desa Sobang, unit usaha yang dijalankan melalui BUMDes bergerak di penggemukan domba dan budidaya jahe merah,” ujar Sujatna, Sabtu, 7 Maret 2026
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan program hingga saat ini masih berjalan dan terus dikembangkan oleh pengelola BUMDes.
“Progres sejauh ini alhamdulillah berjalan dengan lancar dan baik,” katanya.
Namun demikian, Sujatna mengakui terdapat tantangan pada sektor budidaya jahe merah yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca dalam beberapa waktu terakhir.
“Kalau berjalan sesuai rencana saya rasa sesuai. Cuma paling kita ada kendala di budidaya jahe merah karena belakangan curah hujan cukup tinggi yang kemungkinan akan mempengaruhi hasil panen. Namun saya berharap dan mohon doanya agar tidak mempengaruhi secara signifikan,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait capaian program, ia menjelaskan bahwa kegiatan usaha masih berada pada tahap proses sehingga belum menghasilkan panen maupun keuntungan ekonomi.
“Untuk capaian sementara dari hasil panen kita belum ada, karena programnya masih berjalan dan belum sampai pada tahap panen,” ujarnya.
Artikel Terkait
BUMDes Majasari Kecamatan Sobang Kembangkan Ayam Petelur, Dua Bulan Berjalan Sudah Berkontribusi ke PADes
BUMDes Ciparasi Kembangkan Usaha Itik Petelur, Optimalkan 20 Persen Dana Desa untuk Ketahanan Pangan
Program Ketahanan Pangan Desa Cirompang Melalui BUMDES Difokuskan pada Usaha Penggemukan Domba
BUMDes Cigemblong Kelola Sawah dan Operasikan Dua Traktor sistem sewa untuk Dukung Program Ketahanan Pangan Desa
BUMDes Cikarang Kembangkan Usaha Peternakan Ayam Broiler untuk Program Ketahanan Pangan