Ia memastikan autopsi telah dilakukan, termasuk pemeriksaan organ dalam dan pengiriman sampel laboratorium ke Jakarta.
“Sudah dilakukan pemeriksaan dalam, organ-organ diautopsi dan kami melakukan pemeriksaan laboratorium yang dikirim ke Jakarta. Kami sedang menunggu hasil untuk mengetahui apakah ada zat-zat lain di dalam organ,” papar Carles lagi.
Selain itu, tim medis menemukan pembengkakan pada jantung dan paru-paru korban. Namun, belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan dugaan penganiayaan atau faktor lain.
Ayah korban menyatakan mendukung proses autopsi guna memastikan penyebab kematian anaknya. Hingga kini, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya NS.
Artikel Terkait
Ayah NS Ceritakan Momen saat Beri Uang Rp50 Ribu Sebelum Kembali ke Pondok