Balita 3 Tahun di Kajen Tewas Hanyut di Parit Saat Main Hujan-hujanan

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Jumat, 20 Februari 2026 | 03:58 WIB

Pekalongan – Seorang balita laki-laki berusia 3 tahun berinisial MG ditemukan tewas setelah hanyut terbawa arus parit saat bermain hujan-hujanan di Desa Tambakroto, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis (19/2/2026). Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB, berjarak 900 meter dari lokasi awal jatuh.

Peristiwa bermula saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 11.30 WIB. Korban yang baru selesai dimandikan ibunya diajak kedua kakaknya bermain hujan di sekitar rumah. Sekitar pukul 12.00 WIB, sang ibu tersadar anak-anaknya tidak ada di rumah. Ia lalu menemukan kedua kakak korban menangis di pinggir parit.

Dari keterangan kakaknya, MG terjatuh ke selokan dan langsung terseret arus masuk gorong-gorong. Debit air saat itu mencapai 70 cm dengan arus sangat deras. Tim gabungan dari Polsek Kajen, Sat Samapta, BPBD, dan relawan PMI langsung melakukan penyisiran.

Jasad korban akhirnya ditemukan secara tidak sengaja oleh dua warga yang sedang menutup saluran irigasi dengan batang pohon pisang. Saat irigasi ditutup, tubuh korban muncul ke permukaan. Saksi segera mengevakuasi korban ke ambulans, namun nyawanya tak tertolong.

Dari olah TKP, korban terseret arus sejauh 900 meter. Kondisi korban ditemukan tanpa pakaian karena baru selesai dimandikan. Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Dukuh Winong untuk dimakamkan.

Polres Pekalongan mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat cuaca ekstrem, dan melarang mereka bermain di dekat aliran air karena arus bisa menjadi sangat mematikan dalam waktu singkat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yulit MW

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X