Ramadhan 1447 Hijriah Disambut Khidmat, Pemdes Mekarsari Ajak Warga Perbanyak Ibadah dan memperbaiki diri

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Selasa, 17 Februari 2026 | 12:39 WIB

Lebak, Gertak.id - Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, menyampaikan seruan dan ucapan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. 

Datangnya bulan penuh kemuliaan ini disambut dengan rasa syukur serta harapan agar menjadi momentum peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan warga.

Kepala Desa Mekarsari, Agun Hermawan, menuturkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menunaikan ibadah puasa, melainkan juga tentang memperdalam makna spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

“Ramadhan 1447 Hijriah adalah kesempatan bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal ibadah, serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh warga Desa Mekarsari menyambut bulan suci ini dengan hati yang tulus dan penuh rasa syukur,” ujar Agun, Senin, (16/2/26)

Menurutnya, tradisi keagamaan di Desa Mekarsari telah mengakar kuat. Setiap Ramadhan, masyarakat secara rutin melaksanakan tadarus Al-Qur’an di masjid, salat tarawih berjamaah, serta berbagai kegiatan ibadah lainnya yang telah menjadi bagian dari kehidupan warga.

“Alhamdulillah, kegiatan seperti mengaji di masjid dan salat tarawih sudah menjadi rutinitas masyarakat kami setiap tahun. Itu menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan tetap terjaga dan menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mekarsari juga menyampaikan bahwa bulan suci merupakan waktu yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga ketertiban, toleransi, dan keharmonisan lingkungan.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk menahan diri, menjaga lisan, serta memperbanyak kebaikan. Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan penuh kekhidmatan selama bulan suci,” ungkapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Mekarsari menekankan bahwa makna Ramadhan tidak hanya terletak pada ibadah personal, tetapi juga pada nilai sosial yang menyertainya. 

Ia menyebutkan bahwa kebersamaan saat berbuka puasa, sahur, hingga tarawih berjamaah menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antarwarga.

“Ramadhan adalah bulan pendidikan bagi jiwa. Kita belajar sabar, belajar peduli, dan belajar untuk lebih dekat dengan Allah SWT. Semoga bulan suci ini membawa perubahan positif bagi kehidupan kita semua,” ujarnya.

Secara spiritual, Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat manusia. 

Di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, memperkuat doa, dan meningkatkan kualitas amal.

Pemerintah Desa Mekarsari berharap Ramadhan 1447 Hijriah dapat dijalani dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X