Sintang, Kalbar, Gertak.id — Kejuaraan Karate Pelajar Terbuka dan Festival Tahun 2026 di Kabupaten Sintang tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga diposisikan sebagai bagian dari strategi pembinaan atlet muda daerah. Pemerintah Kabupaten Sintang menilai kompetisi olahraga pelajar memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi berprestasi sejak dini.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung di Gedung Padepokan Sintang, Kamis, 12 Februari 2026. Acara dibuka oleh Pelaksana Tugas Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Sintang, Helmi, yang mewakili Bupati Sintang, dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Kabupaten Sintang sebagai penyelenggara.
Dalam sambutan Bupati Sintang yang dibacakan Helmi, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kejuaraan ini menjadi ruang pembinaan karakter, mental, dan sportivitas pelajar, sekaligus wadah menjaring potensi atlet daerah.
Helmi menegaskan bahwa karate tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga nilai disiplin, keberanian, pengendalian diri, dan rasa hormat. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap bersaing di berbagai bidang.
Pemkab Sintang berharap kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih luas, sekaligus menjadi pribadi unggul dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan formal dan kegiatan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Selain itu, Helmi mengajak para peserta menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang mempererat persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas. Kepada wasit dan juri, ia berpesan agar menjalankan tugas secara profesional demi menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi.