Kajen, 9 Februari 2026 – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pekalongan sukses menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Karir Guru dan Tenaga Kependidikan, sekaligus Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Acara yang berlangsung lancar dan khidmat ini dihelat di Aula Gedung PGRI Kabupaten Pekalongan, Nyamok, Kecamatan Kajen.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua PGRI Kabupaten Pekalongan, Bara Astama, beserta seluruh pengurus dan anggota. Turut hadir sebagai tamu undangan perwakilan dari UPGRIS, yaitu Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Inovasi, Prof. Dr. Nur Khoiri, S.Pd., MT, M.Pd.; Asisten Direktur Pascasarjana, Dr. Ali Shodiqin, S.Si., M.Si.; Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan, Dr. Nur Kholis, MM; serta Ketua Program Studi Pendidikan Dasar, Dr. Joko Suliyanto, M.Pd.
Tujuan utama dari agenda pengembangan karir ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan wawasan kependidikan para anggota. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, harkat, dan martabat guru profesi melalui peningkatan saling keahlian dan karir secara berkelanjutan. Hal ini diyakini akan berdampak langsung pada jaminan kualitas pembelajaran yang lebih baik di Kabupaten Pekalongan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak UPGRIS aktif mendorong para guru dan tenaga kependidikan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka memaparkan berbagai program unggulan dan kemudahan akses yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh anggota PGRI Kabupaten Pekalongan, baik untuk program sarjana maupun perbankan.
Wakil Ketua PGRI Kabupaten Pekalongan, Bara Astama, dalam Berbagainya menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi organisasi, yaitu mewujudkan PGRI sebagai organisasi yang mandiri, dinamis, dicintai anggotanya, disegani mitra, dan diakui meyakinkan oleh masyarakat. “PGRI terus berkomitmen mengisi kemerdekaan dengan program utama di bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan pembekalan yang kuat bagi para guru,” ujarnya.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang mengamanatkan upaya untuk memajukan profesi, meningkatkan karir, dan memberikan perlindungan kepada para pendidik.
Dengan terselenggaranya acara ini, PGRI Kabupaten Pekalongan dan UPGRIS berharap dapat membuka jalan yang lebih luas bagi peningkatan kapasitas para guru, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Polres Pekalongan Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis di Wiradesa
Tekan Fatalitas Kecelakaan, Satlantas Polres Pekalongan Gelar Operasi Keselamatan Candi
Kasat Lantas Polres Pekalongan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sambil Bagikan Nasi Kotak