PCNU Kota Serang Gelar Rapat Pleno 2026, Tegaskan Kemandirian dan Evaluasi Tata Kelola Organisasi

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:25 WIB
Rapat pleno PCNU Kota Serang berlangsung di Wisata Baru, Kota Serang, Banten, Jumat (16/1/2026)./Dok.PCNU Kota Serang
Rapat pleno PCNU Kota Serang berlangsung di Wisata Baru, Kota Serang, Banten, Jumat (16/1/2026)./Dok.PCNU Kota Serang

Serang, Gertak.id - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang menggelar Rapat Pleno Tahun 2026 sebagai forum konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi program dan struktur kepengurusan. Rapat pleno bertema “Penataan Tata Kelola Organisasi dan Evaluasi Program” ini berlangsung di Wisata Baru, Kota Serang, Banten, Jumat (16/1/2026).

Forum tersebut menjadi momentum refleksi arah gerak NU di tingkat cabang, dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola organisasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial serta kebutuhan umat. Selain evaluasi kinerja program, rapat juga membahas penyesuaian struktur kepengurusan sesuai mekanisme organisasi.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH Saifun Nawasi, membuka rapat dengan menekankan pentingnya soliditas dan kebersamaan pengurus. Ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kembali forum resmi PCNU di tengah padatnya aktivitas masing-masing pengurus.

“Kita kembali duduk bersama dalam rapat pleno PCNU. Semoga pertemuan ini membawa hikmah dan keberkahan,” ujar KH Saifun Nawasi dalam sambutannya.

Ia mengakui dinamika organisasi kerap memengaruhi intensitas pertemuan. Kesibukan pribadi dan tanggung jawab sosial menjadi tantangan tersendiri. Namun, melalui rapat pleno ini, ia berharap semangat kolektif pengurus dapat kembali diperkuat.

“Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi wasilah agar kita kembali bergerak bersama, berkarya, dan berkhidmat untuk umat,” katanya.

Dalam pemaparannya, KH Saifun juga menyinggung dinamika internal kepengurusan, mulai dari pengurus yang wafat, mengundurkan diri, hingga kesiapan kader melanjutkan estafet pengabdian. Seluruh perkembangan tersebut, menurutnya, akan dibahas secara terbuka dan diputuskan sesuai aturan organisasi.

Ia menegaskan, penataan struktur dan evaluasi program menjadi langkah strategis agar PCNU Kota Serang tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman. Di akhir sambutan, KH Saifun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya rapat pleno.

Penguatan perspektif strategis disampaikan Sekretaris PWNU Provinsi Banten, Ahmad Nuri. Ia mengingatkan kader NU untuk meneguhkan kembali prinsip kemandirian organisasi sebagaimana diwariskan para pendiri Nahdlatul Ulama.

“NU berdiri pada 1926, jauh sebelum republik ini lahir. Kita tidak pernah bergantung pada negara. Bahkan, pendiri bangsa ini juga bagian dari kita,” ujarnya.

Menurut Ahmad Nuri, sikap bergantung pada kekuasaan tidak sejalan dengan khittah NU. Ia menegaskan NU harus tampil sebagai kekuatan sosial yang mandiri, berdaulat, dan mampu memberi arah bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Khittah NU adalah membangun kemandirian. Bukan NU yang bergantung, tetapi pihak lain yang seharusnya melihat peran besar NU,” tegasnya.

Ia berharap Rapat Pleno PCNU Kota Serang menjadi ruang introspeksi bagi warga NU dalam memaknai relasi dengan negara. Menurutnya, hubungan tersebut harus dibangun secara simbiotik dan saling menghormati.

“NU punya akar sejarah yang kuat dalam republik ini. Perhatian negara seharusnya hadir tanpa harus diminta,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X