PT TAS Klarifikasi Pemberitaan Akses Jalan Nasional di Melawi

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Rabu, 14 Januari 2026 | 22:15 WIB

Gertak.id | Melawi, Kalbar – PT TAS memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan mengenai kondisi akses jalan nasional yang menghubungkan Desa Belonsat, Guhung, dan Batu Nanta, Kabupaten Melawi. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan proporsional mengenai kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Humas PT TAS, Andi, menjelaskan bahwa mobilitas harian masyarakat di desa-desa tersebut saat ini tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jalan tanah atau berbatu. Ia menyebutkan, saat ini tengah berlangsung proyek pembangunan jalan nasional sepanjang kurang lebih 1 kilometer dengan nilai anggaran sekitar Rp3,7 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH). Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Mulia Karya Persada (MKP).

“Mobilitas utama warga Desa Belonsat dan Guhung kini melalui jalur yang sudah beraspal dan sebagian lainnya dalam tahap pengerasan. Kondisinya sudah layak dan dapat dilalui dengan baik oleh masyarakat,” ujar Andi saat ditemui di Buil, Rabu (14/1/2026).

Menurut Andi, ruas jalan yang sedang diperbaiki tersebut merupakan akses utama yang berstatus Jalan Provinsi dan menjadi jalur penting menuju berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK. Ia memastikan bahwa akses menuju institusi pendidikan tersebut dalam kondisi layak dan tidak menghambat kegiatan belajar-mengajar maupun aktivitas ekonomi warga.

Terkait jalur yang sebelumnya disorot dalam pemberitaan, Andi menegaskan bahwa lokasi tersebut merupakan akses alternatif yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan. Jalur tersebut bukan merupakan rute utama yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, perwakilan CV Mulia Karya Persada, Rejo, turut memberikan penjelasan mengenai hubungan kerja dengan PT TAS. Ia menegaskan bahwa tidak terdapat kerja sama operasional antara CV MKP dan PT TAS dalam pengerjaan proyek di Batu Nanta.

“Hubungan kami dengan PT TAS hanya sebatas transaksi jual-beli material, seperti aspal dan abu batu. Tidak ada kerja sama operasional dalam pelaksanaan proyek,” jelas Rejo.

Komitmen Berkelanjutan

Menutup keterangannya, Andi menegaskan bahwa klarifikasi ini bukan berarti pihak perusahaan maupun pemerintah mengabaikan aspirasi dan keluhan masyarakat. Ia memastikan bahwa sinergi antara Pemerintah Kabupaten Melawi dan pihak perusahaan akan terus berjalan.

“Pemerintah Kabupaten Melawi bersama pihak perusahaan tetap berkomitmen melakukan perbaikan jalan secara bertahap dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X