Polisi di Pekalongan Viral Tambal Jalan Berlubang Pakai Uang Pribadi, Aksinya Tuai Apresiasi Warga

Photo Author
Yuliarto Mugi Widodo, Gertakberita.com
- Selasa, 6 Januari 2026 | 13:47 WIB
Foto : Briptu Muhammad Faiq Thufail, personel Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan. Aksinya terekam kamera warga saat ia menambal lubang di Jalan Raya Desa Wiradesa (Ketandan), Kecamatan Wiradesa
Foto : Briptu Muhammad Faiq Thufail, personel Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan. Aksinya terekam kamera warga saat ia menambal lubang di Jalan Raya Desa Wiradesa (Ketandan), Kecamatan Wiradesa

PEKALONGAN – Media sosial di Kabupaten Pekalongan dihebohkan oleh aksi seorang anggota kepolisian yang menambal jalan berlubang menggunakan uang pribadinya. Tindakan tersebut menuai pujian luas dari masyarakat karena dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan pengguna jalan.

Anggota polisi tersebut adalah Briptu Muhammad Faiq Thufail, personel Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan. Aksinya terekam kamera warga saat ia menambal lubang di Jalan Raya Desa Wiradesa (Ketandan), Kecamatan Wiradesa, tepat di depan garasi bus Arisa Putri, Minggu (4/1/2026).

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, Briptu Faiq terlihat seorang diri meratakan material penambal di tengah jalan tanpa alat berat maupun pengamanan khusus.

Video tersebut dengan cepat menyebar dan mendapat beragam respons positif dari warganet. Banyak yang memuji ketulusan dan kepedulian Briptu Faiq terhadap keselamatan masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Briptu Faiq membenarkan bahwa dirinya melakukan penambalan jalan secara mandiri menggunakan dana pribadi.

Ia menjelaskan, aksi tersebut bermula ketika dirinya baru saja pulang dari dinas dan menyaksikan langsung kecelakaan lalu lintas di lokasi yang sama.

“Saya melihat pengendara sepeda motor terjatuh setelah melintasi lubang tersebut. Korbannya mengalami luka yang cukup serius,” ujar Briptu Faiq, Selasa (6/1/2026).

Kejadian itu membuatnya tergerak untuk bertindak. Menurutnya, kondisi jalan berlubang tersebut sudah lama dikeluhkan warga dan kerap memicu kecelakaan.

Tanpa menunggu proses perbaikan resmi, Briptu Faiq berinisiatif mencari material penambal dan menutup lubang jalan tersebut agar tidak kembali memakan korban.

Ia menilai, lubang di jalan tersebut sangat berbahaya, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun karena tertutup genangan air.

“Lubang sering tidak terlihat oleh pengendara, apalagi kalau hujan atau kondisi gelap. Ini murni demi mencegah kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Aksi spontan tersebut pun mendapat apresiasi dari warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas di kawasan itu.

Warga mengaku merasa lebih aman dan nyaman setelah lubang jalan yang selama ini dikhawatirkan akhirnya tertutup.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X