Viral Warga Pati Protes Rencana Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lapangan Sepak Bola Desa

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Selasa, 6 Januari 2026 | 13:02 WIB
Warga Pati Kecewa, Lapangan Sepak Bola Desa Diduga Akan Dibangun Gedung Koperasi./Dok.Instagram.com/@undercover.id
Warga Pati Kecewa, Lapangan Sepak Bola Desa Diduga Akan Dibangun Gedung Koperasi./Dok.Instagram.com/@undercover.id

Pati, Gertak.id - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan protes sejumlah warga Desa Tambaharjo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terkait rencana pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di area lapangan desa. 

Video tersebut memicu perhatian publik karena lapangan yang dimaksud selama ini digunakan sebagai sarana olahraga dan ruang aktivitas masyarakat.

Dalam unggahan akun Instagram @undercover.id pada Selasa, 6 Januari 2026, tertulis keterangan, "Warga Pati geram, lapangan bola yang menjadi sarana olahraga pemuda desa, mau dijadikan koperasi desa." Video itu menampilkan adu argumen antara warga dan seorang pria yang disebut sebagai perwakilan pihak terkait pembangunan.

Terlihat seorang pria menjadi sasaran protes warga yang mempertanyakan kapasitas dan kewenangannya. "Anda bicara kapasitasnya sebagai apa?" tanya seorang warga dalam video tersebut.

Menanggapi hal itu, pria tersebut menyatakan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas. "Saya hanya menjalankan perintah, sudah diteken kontraknya," ujarnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari warga lain. "Ini fasilitas umum pak, tidak bisa pak," timpal seorang warga. 

Warga menilai lapangan tersebut merupakan aset publik yang tidak bisa dialihfungsikan tanpa persetujuan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, warga juga menyampaikan kekecewaan karena rencana pembangunan tersebut dinilai tidak pernah disosialisasikan sebelumnya.

"RT tidak bilang ke kami sebagai warga, seharusnya musyawarah terlebih dahulu," ujar seorang warga. Mereka menegaskan bahwa lapangan sepak bola tersebut merupakan satu-satunya ruang olahraga dan kegiatan pemuda di desa.

Selain mempersoalkan fungsi lapangan, warga turut mempertanyakan proses perencanaan dan perizinan pembangunan. 

"Kalau ingin membuka gerai Koperasi Desa, silakan di tempat lain, ini fasilitas umum," kata warga lainnya. Bahkan, ada warga yang secara tegas menolak pembangunan tersebut. "Ini dilakukan tanpa izin, tidak bisa," ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun pihak terkait mengenai status perizinan dan rencana pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di lokasi tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X