Bupati Garut Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag 2026, Tekankan Kerukunan dan Adaptasi AI

Photo Author
M Faiz Afianda, Gertakberita.com
- Minggu, 4 Januari 2026 | 12:43 WIB
HAB ke-80 Kemenag di Garut, Bupati  Abdusy Syakur Amin Bacakan Sambutan Menag RI./Dok.Rika/Gertak.id
HAB ke-80 Kemenag di Garut, Bupati Abdusy Syakur Amin Bacakan Sambutan Menag RI./Dok.Rika/Gertak.id

Garut, Gertak.id - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (3/1/2026).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Garut membacakan sambutan Menteri Agama RI. Dalam sambutan tersebut disampaikan rasa syukur atas eksistensi Kementerian Agama yang terus berperan melintasi perjalanan sejarah bangsa di tengah berbagai tantangan dan dinamika zaman.

"Rasa syukur yang sama juga patut kita haturkan karena atas karunia-Nya, Kementerian Agama terus eksis melintasi perjalanan sejarah bangsa, menghadapi berbagai tantangan, dan beradaptasi dengan dinamika zaman,” ujarnya.

Pada peringatan HAB ke-80 ini, Kementerian Agama mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Tema tersebut menegaskan bahwa kerukunan tidak sekadar dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan sebagai energi kebangsaan yang menyatukan perbedaan menjadi kekuatan kolaboratif demi kemajuan bangsa.

Lebih lanjut disampaikan, kehadiran Kementerian Agama merupakan kebutuhan nyata bagi Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, adil, dan sejahtera dalam kerangka kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Delapan puluh tahun perjalanan ini menegaskan bahwa Kementerian Agama hadir sebagai penjaga nalar agama dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan peran yang semakin luas dan krusial,” kata Bupati.

Sambutan tersebut juga menyoroti berbagai capaian Kementerian Agama, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan agama, perawatan kerukunan antarumat beragama, pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat dan wakaf, hingga transformasi digital dalam pelayanan keagamaan.

Menjawab tantangan zaman, Bupati Garut menekankan pentingnya kesiapan Kementerian Agama dalam menghadapi era Artificial Intelligence (AI) serta dinamika global yang penuh ketidakpastian. Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama diharapkan mampu beradaptasi dan mengisi ruang digital dengan konten yang otoritatif, valid, modern, sejuk, dan mencerahkan.

"Kita harus memastikan bahwa algoritma massa depan tidak hampa dari nilai ketuhanan dan kemanuasian serta AI harus kita kawal agar menjadi alat pemersatu dan penguatan kerukunan bukan pemicu isu informasi dan perpecahan," tegasnya.

Menutup sambutan, Bupati Garut mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus bertransformasi melalui adaptasi teknologi dan inovasi guna mewujudkan pelayanan yang responsif, berlandaskan empati, serta menjunjung tinggi integritas.

"Dengan semangat, Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju. Marilah kita satukan mari kita satukan tekad untuk terus mengabdi dan menjadi cahaya pencerah bagi bangsa,” tutupnya.

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama tingkat Kabupaten Garut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan dan hasil perlombaan kepada satuan kerja, lembaga pendidikan, serta mitra strategis Kementerian Agama yang berprestasi di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

Sejumlah penghargaan tersebut antara lain Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo Provinsi Jawa Barat yang diraih KUA Malangbong, Penulis Terproduktif Nasional PGM Indonesia 2025 oleh MTsN 2 Garut, serta prestasi Olimpiade Pancasila kategori guru tingkat Provinsi Jawa Barat yang juga diraih MTsN 2 Garut.

Penghargaan lainnya diberikan kepada SMPN 2 Garut yang menerima Piagam Penghargaan Bupati Garut dalam rangka Hari Guru Nasional 2025 atas kepedulian di bidang literasi. Selain itu, SDN 3 Pakuwon Garut Kota meraih Juara II Nasional kategori Guru Inovatif, sementara TK Pelita Leles menyabet Juara I lomba Konten Kreator Video Kreatif tingkat Provinsi Jawa Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X