Peringati Hari Ibu Nasional 2025, Tercantik di Sampang Hadiri Talkshow Radio Salsabila FM

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Senin, 22 Desember 2025 | 20:04 WIB
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sampang Selviana Slamet Junaidi Saat Talkshow
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sampang Selviana Slamet Junaidi Saat Talkshow

 

 

SAMPANG, Gertak.id – Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional 22 Desember 2025, Radio Salsabila 94,1 FM menghadirkan Ibu Bupati Sampang, Selviana Slamet Junaidi, dalam program Salsa Talkshow dengan tema “Hari Ibu Nasional: Peran Perempuan dalam Membangun Generasi Hebat Sampang.”Senin,(22/12/2025).

Talkshow yang berlangsung hangat dan penuh haru ini menjadi ruang refleksi bersama tentang makna Hari Ibu serta peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda di Kabupaten Sampang.

Dalam penyampaiannya, Selviana Slamet Junaidi yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sampang, menegaskan bahwa Hari Ibu bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum penghargaan atas peran besar perempuan.

“Hari Ibu bagi saya adalah momentum refleksi dan penghargaan atas peran besar perempuan. Secara pribadi, Hari Ibu mengingatkan saya pada tanggung jawab seorang ibu terhadap anak-anaknya. Sebagai Ketua TP PKK, Hari Ibu menjadi penguat komitmen kami untuk terus memberdayakan perempuan, baik di keluarga maupun di daerah,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa menjadi seorang ibu bukanlah peran yang ringan. Mulai dari mengandung selama sembilan bulan, melahirkan, menyusui, hingga mendidik anak, semuanya merupakan proses panjang yang membutuhkan pengorbanan fisik dan mental.

Evi Slamet Junaidi akrab disapa juga menyoroti pentingnya peran ibu dalam pemenuhan gizi dan kesehatan anak, terutama di tengah masih tingginya angka stunting di Kabupaten Sampang.

“Mendidik anak bukan hanya soal pendidikan formal, tetapi juga memastikan kesehatan dan gizi anak terpenuhi dengan baik agar tumbuh menjadi generasi yang sehat dan kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Lingkungan keluarga menjadi fondasi utama pembentukan karakter, adab, dan akhlak anak. “Dari ibu, anak belajar karakter dan adab. Adab itu nomor satu, baru kemudian ilmu. Setinggi apa pun ilmu, kalau tidak beradab, itu kurang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Selviana juga mengajak para ibu untuk tetap memberikan perhatian kepada anak-anaknya, meskipun anak telah beranjak dewasa atau bekerja. “Tugas orang tua itu tetap memantau dan memperhatikan anak sebelum mereka menikah. Perhatian dan kasih sayang tidak boleh terputus,” ujarnya.

Selain peran domestik, perempuan juga didorong untuk tetap produktif secara ekonomi, tanpa harus meninggalkan peran utama dalam keluarga. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha rumahan.

“Kalau punya keterampilan, seperti membuat kue, kembangkanlah. Sekarang bisa jualan online, lewat media sosial seperti TikTok, tanpa harus meninggalkan rumah dan anak,” tuturnya.

Menutup talkshow, Selviana menyampaikan pesan menyentuh tentang kasih sayang seorang ibu yang tidak pernah meminta balasan apa pun dari anak-anaknya. “Ibu itu tidak meminta harta atau kemewahan. Ibu hanya minta perhatian dan kasih sayang. Bahkan ketika anak berbuat salah, doa ibu tetap mengalir sepanjang masa,” ucapnya dengan penuh haru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Rekomendasi

Terkini

X