Viral Kepala BGN Asyik Main Golf Saat Bencana Sumatera, Klaim Amal Dinilai Tak Sensitif Publik

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Jumat, 19 Desember 2025 | 08:36 WIB

Gertak.id | Jakarta — Di tengah penderitaan ribuan warga Sumatera akibat banjir bandang dan longsor, publik dikejutkan oleh beredarnya video yang memperlihatkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, tengah bermain golf. Aksi tersebut memicu kemarahan warganet dan memunculkan pertanyaan serius soal empati serta kepekaan pejabat negara di saat krisis kemanusiaan.

Video itu pertama kali beredar luas usai diunggah akun Instagram @lambegosiip pada Jumat, 19 Desember 2025. Dalam narasi yang menyertainya, Dadan disebut tengah bermain golf ketika sejumlah wilayah di Sumatera masih berjibaku dengan dampak bencana alam yang merenggut korban jiwa dan memaksa ribuan warga mengungsi.

“Viral video Kepala BGN main golf di tengah bencana Sumatera,” tulis akun tersebut, disertai kecaman keras dari warganet yang menilai tindakan itu mencederai rasa keadilan dan empati publik.

Dalam rekaman video, terlihat seorang pria diduga Dadan Hindayana mengenakan kaus hijau dan kacamata hitam, tampak santai bermain golf bersama sejumlah rekannya. Tayangan itu kontras dengan kondisi para korban bencana yang masih membutuhkan bantuan mendesak.

Benarkan Bermain Golf, Bantah untuk Bersenang-senang

Menanggapi polemik yang berkembang, Dadan Hindayana mengakui bahwa dirinya memang berada dalam video tersebut.

“Iya, itu benar,” kata Dadan saat ditemui awak media di Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025.

Namun, ia menepis tudingan bahwa dirinya bersenang-senang di tengah bencana. Menurut Dadan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari acara Charity Golf yang diselenggarakan Persatuan Golf Alumni (PGA) IPB, di mana ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.

“Saya hadir di acara Charity Golf oleh Persatuan Golf Alumni IPB,” ujarnya.

Klaim Penggalangan Dana, Publik Tetap Bertanya

Dadan menyebut, kegiatan tersebut bertujuan untuk menggalang dana yang akan disalurkan bagi korban bencana Sumatera, termasuk dalam bentuk beasiswa.

“Saya support teman-teman yang menggalang dana untuk beasiswa dan bencana Sumatera,” katanya, seraya menegaskan acara tersebut berlangsung pada Minggu, 14 Desember 2025.

Meski demikian, klaim tersebut tak serta-merta meredam kritik publik. Sejumlah warganet mempertanyakan sensitivitas dan pilihan simbolik seorang pejabat negara yang tetap tampil bermain golf—olahraga yang identik dengan kalangan elite—saat masyarakat tengah berduka dan berjuang menyelamatkan hidup.

Soal Etika dan Kepekaan Pejabat Publik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X