Farm Field Day 2025: Wadah Edukasi Petani untuk Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Rabu, 3 Desember 2025 | 15:57 WIB

Kandangserang – Kegiatan Farm Field Day (FFD) atau Hari Temu Lapang Petani dalam rangka Sekolah Lapang sub kegiatan penyediaan dan pemanfaatan sarana prasarana penyuluhan pertanian tahun 2025 digelar pada Rabu (3/12/2025) di area persawahan Blok Pesanggrahan, Desa Lambur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan.

Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas, Yudhi Himawan, S.T., M.Sc., MT, beserta jajaran, termasuk Kabid Sarpras dan Penyuluhan, Kabid Tanaman Pangan, Forkompincam Kandangserang, Korluh Kabupaten, Korluh Kecamatan, Pemerintah Desa Lambur, perwakilan Kelompok Tani, PT Maxxi, serta Ketua KTNA Kecamatan.

FFD tahun ini mengusung tujuan besar sebagai sarana edukasi dan transfer pengetahuan bagi petani, khususnya terkait penerapan teknologi dan metode pertanian inovatif. Melalui kegiatan ini, petani diberi kesempatan melihat langsung praktik pertanian modern serta teknologi spesifik lokalita yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi intensif antara petani, penyuluh, dan tenaga ahli untuk mendorong peningkatan pengetahuan, sikap, serta keterampilan petani dalam mengelola lahan secara mandiri dan menguntungkan.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari para peserta. “Alhamdulillah acara ini berjalan dengan baik. Harapan kami, melalui kegiatan seperti ini kualitas hidup petani semakin meningkat, hasil panen lebih maksimal, risiko kegagalan panen berkurang, dan pada akhirnya pendapatan serta kesejahteraan petani ikut terangkat,” pungkas Sutanto, Kabid Sarpras dan Penyuluhan.

Dengan terselenggaranya FFD ini, diharapkan petani Lambur khususnya dan umum wilayah kecamatan Kandangserang pada umumnya semakin siap menghadapi tantangan pertanian modern dan mampu menerapkan praktik terbaik untuk keberlanjutan pertanian di Kabupaten Pekalongan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Rekomendasi

Terkini

X