Kondisi Kritis, Kapolres Pekalongan Cek Langsung Jembatan Penghubung Dua Desa yang Rusak Parah

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Selasa, 2 Desember 2025 | 18:20 WIB

Polres Pekalongan – Polda Jateng — Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., bergerak cepat menanggapi laporan warga terkait kondisi jembatan penghubung dua desa yang mengalami kerusakan parah. Pada Selasa (2/12/2025), Kapolres turun langsung ke lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan serta mengoordinasikan langkah penanganan awal bersama unsur terkait.

Sejak pagi, rombongan Kapolres bertolak menuju wilayah pegunungan Kecamatan Kandangserang. Tiba di Mapolsek Kandangserang, Kapolres kemudian memimpin langsung tim menuju titik lokasi jembatan yang menghubungkan Desa Trajumas dan Desa Bodas—dua wilayah yang selama ini sangat bergantung pada akses tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan pengecekan tersebut Kabaglog Kompol Busono, Kapolsek Kandangserang Iptu Slamet Riyadi, perwakilan Danramil, Kasi Humas Ipda Warsito, Kepala Desa Trajumas dan Bodas, para tokoh masyarakat, serta kepala sekolah yang turut memberikan keterangan mengenai pentingnya jembatan itu bagi aktivitas pelajar.

Akses Utama Pelajar dan Warga Terancam

Jembatan dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar 4 meter itu kini berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Struktur penyangga tampak melemah, beberapa bagian lantai jembatan rusak, dan sisi pinggirnya mulai tergerus aliran air. Kerusakan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan.

Meski kondisinya kritis, jembatan ini masih digunakan setiap hari. Bagi sebagian warga, terutama para pelajar yang harus menempuh perjalanan ke sekolah di desa seberang, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses tercepat.

Seorang guru yang hadir dalam pengecekan itu menuturkan bahwa setiap pagi puluhan siswa harus melintasi jembatan rapuh tersebut. Rasa khawatir terus menghantui para orang tua dan tenaga pendidik, terlebih saat musim hujan ketika risiko keruntuhan semakin besar.

Kapolres Tekankan Pentingnya Sinergi dan Tindakan Cepat

Melihat langsung kondisi lapangan, AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa kerusakan jembatan bukan hanya isu infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan publik. Ia mengingatkan perlunya kolaborasi aktif antara Forkompimda, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa untuk menemukan solusi yang cepat dan tepat.

“Kita harus memastikan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintas di sini. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar perbaikan dapat dilakukan secepatnya,” ujar Kapolres saat berada di lokasi.

Kapolres juga menegaskan bahwa pengecekan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal yang akan ditindaklanjuti dengan koordinasi intensif agar perbaikannya dapat segera direalisasikan.

Dorongan Percepatan Perbaikan Infrastruktur Vital

Pengecekan lapangan oleh Kapolres Pekalongan menjadi bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap infrastruktur vital yang berdampak langsung pada keamanan dan kenyamanan masyarakat. Polres Pekalongan akan menyusun laporan resmi serta merekomendasikan langkah-langkah penanganan kepada pemerintah daerah dan dinas terkait.

Dengan kondisi jembatan yang semakin kritis, warga Desa Trajumas dan Bodas berharap adanya percepatan perbaikan agar aktivitas harian, terutama akses pendidikan, tidak lagi berada dalam ancaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X