Durasi Evakuasi Dibatasi Hingga 18.00 WIB
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menerangkan bahwa pencarian dilakukan mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
“Pembatasan waktu dilakukan untuk menjaga keselamatan petugas karena kondisi cuaca masih menjadi tantangan utama,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa total korban yang ditemukan adalah 11 orang, dan data tambahan menunggu rilis resmi dari Basarnas.
Penjelasan Meteorologi: Kombinasi Hujan dan Faktor Atmosfer
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, memaparkan bahwa longsor terjadi akibat serangkaian hujan berintensitas tinggi yang terjadi beberapa hari sebelum bencana.
Berdasarkan data Pos Hujan Majenang, curah hujan mencapai 98,4 mm dan 68 mm pada 10–11 November 2025, kemudian berlanjut dengan hujan ringan sehingga tanah semakin jenuh air dan lereng rentan bergerak.
Selain itu, keberadaan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan pusaran angin dari perairan barat Lampung hingga selatan Bali memperkuat pembentukan awan hujan.
“Kondisi atmosfer mendorong munculnya awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang,” tutupnya.
Artikel Terkait
Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jaktim Bubarkan Tawuran dan Amankan Sajam di Jl. I Gusti Ngurah Rai
Polisi Gerebek Gudang Penimbun 42 Ton BBM Subsidi di Babel, Diduga Gunakan Truk Modifikasi