Tokoh Asal Pekalongan Arif Satria Dilantik Jadi Kepala BRIN oleh Presiden Prabowo

Photo Author
Yuliarto Mugi Widodo, Gertakberita.com
- Selasa, 11 November 2025 | 17:07 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

Jakarta – Gertak.id
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11/2025).

Dalam pelantikan yang sama, Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., ASEAN Eng. turut dikukuhkan sebagai Wakil Kepala BRIN.

Pelantikan ini menandai babak baru arah kebijakan riset dan inovasi nasional di bawah kepemimpinan baru. Banyak kalangan akademik, peneliti, hingga masyarakat luas menyambut positif langkah ini dan berharap BRIN dapat memperkuat kolaborasi antar lembaga riset serta mempercepat transformasi inovasi teknologi Indonesia.

Dari Pekalongan untuk Indonesia: Kiprah dan Visi Arif Satria

Sebelum dipercaya memimpin BRIN, Arif Satria dikenal sebagai Rektor IPB University selama dua periode. Pria kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, 17 September 1971 ini merupakan akademisi visioner dengan kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan, kebijakan publik, dan pembangunan berkelanjutan.

Ia menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di IPB, kemudian meraih gelar doktor di bidang Marine Policy dari Kagoshima University, Jepang. Selain dunia akademik, Arif juga aktif di berbagai organisasi nasional, termasuk menjabat Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan pernah menjadi aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Kombinasi antara keilmuan, kepemimpinan sosial, dan pengalaman lintas sektor dinilai menjadi modal kuat dalam membawa transformasi riset dan inovasi di Indonesia.

Tiga Fokus Strategis: Pangan, Energi, dan Air

Dalam arah kebijakan riset ke depan, Arif Satria menegaskan BRIN akan memprioritaskan tiga sektor strategis nasional, yaitu pangan, energi, dan air.

“Ketiganya adalah fondasi kedaulatan bangsa yang harus dijaga melalui riset aplikatif, kolaboratif, dan berorientasi hasil,” ujar Arif dalam keterangan persnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem riset yang produktif, terbuka, dan berdaya saing global, dengan memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan Inovasi Indonesia

Kepemimpinan baru BRIN di bawah Arif Satria diharapkan menjadi tonggak perubahan besar dalam mendorong riset nasional yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Dengan latar belakang akademik yang kuat dan kepemimpinan yang kolaboratif, Arif membawa semangat ilmiah dan nasionalisme dari Pekalongan untuk Indonesia — menuju masa depan riset dan inovasi yang berdaulat dan berkeadilan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X